Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Banjir Bandang Grobogan, Ribuan Warga di 21 Desa Terdampak, Tanggul Sungai Tuntang Jebol Lagi

Nur Wachid • Senin, 10 Maret 2025 | 19:11 WIB
Banjir bandang terjang Grobogan.
Banjir bandang terjang Grobogan.

GROBOGAN, Jawa Pos Radar Lawu – Ribuan warga di 21 desa di Kabupaten Grobogan kembali terdampak banjir setelah tanggul Sungai Tuntang di Desa Baturagung kembali jebol, Minggu (9/3/2025).

Peristiwa ini merupakan kali keempat tanggul tersebut jebol dalam tahun ini, menyebabkan ratusan rumah tergenang dan banyak warga terpaksa mengungsi.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Grobogan, Masrikan, tiga desa yang mengalami dampak paling parah akibat jebolnya tanggul adalah Desa Baturagung, Tambakan, dan Ringinkidul.

“Warga Desa Baturagung sudah lebih dulu mengungsi sebelum tanggul jebol karena mereka sudah mengalami kejadian serupa sebelumnya. Mereka waspada ketika air sungai mencapai bibir tanggul,” ujarnya.

BPBD mencatat bahwa banyak warga memilih mengungsi secara mandiri.

Namun bagi mereka yang membutuhkan tempat tinggal sementara, pemerintah telah menyediakan lokasi pengungsian di Balai Desa Baturagung dan masjid setempat.

Untuk mengevakuasi warga yang masih bertahan di rumah mereka, BPBD Grobogan mengerahkan tiga tim penyelamat yang siap siaga di lokasi banjir.

Meskipun arus air akibat tanggul jebol masih deras, Masrikan menyebut bahwa debit air dari Bendungan Gelapan sudah mulai menurun.

Namun, proses penurunan ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar delapan jam sebelum kondisi benar-benar surut.

BPBD bersama pemerintah daerah juga telah mengirimkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Serta karung pasir untuk menutup dan memperkuat tanggul yang jebol guna mencegah banjir lebih luas.

Berbeda dengan kejadian sebelumnya, jebolnya tanggul kali ini tidak berdampak pada arus lalu lintas di Jalan Grobogan-Semarang, sehingga kendaraan masih bisa melintas.

Namun, kondisi banjir ini tetap mengganggu aktivitas warga, termasuk para petani yang sawahnya ikut terendam.

 

Pemerintah daerah kini terus berupaya menanggulangi banjir dan memastikan bantuan bagi korban terdampak tersalurkan dengan baik.

Warga pun diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat memperburuk situasi. (kid)

Editor : Nur Wachid
#Sungai Tuntang #banjir bandang #grobogan