Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral Curhatan Penyiar RRI Ternate Kena PHK Imbas Efisiensi Anggaran: Anak Dapat Makan Gratis, Orang Tua Kehilangan Pekerjaan

Indi Wardani • Kamis, 13 Februari 2025 | 02:23 WIB
Viral! Curhatan penyiar RRI Ternate untuk presiden Prabowo usai terkena PHK Dampak efisiensi
Viral! Curhatan penyiar RRI Ternate untuk presiden Prabowo usai terkena PHK Dampak efisiensi

Jawa Pos Radar Lawu - Sebuah video yang memperlihatkan curhatan seorang penyiar Radio Republik Indonesia (RRI) Ternate kepada Presiden Prabowo Subianto viral di media sosial.

Dalam video berdurasi tiga menit itu, penyiar yang dikenal dengan akun Instagram @aiinizzaa meneteskan air mata saat menyampaikan keresahannya terkait kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal pegawai RRI.

Dalam video yang dikutip dari berbagai sumber, penyiar tersebut mengungkapkan bahwa ia memahami tujuan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah.

Namun, ia juga menyoroti dampak serius dari kebijakan tersebut, yang tidak hanya memengaruhi pegawai yang terkena PHK, tetapi juga keluarga mereka.

“Bapak, kami mengerti bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan bertujuan untuk mendukung program-program pemerintah seperti makan gratis untuk anak-anak. Tapi, apakah Bapak juga memikirkan dampaknya bagi kami yang kehilangan pekerjaan?” ujar penyiar tersebut dengan suara bergetar.

Ia kemudian mempertanyakan keseimbangan kebijakan pemerintah, dimana anak-anak mendapatkan makanan gratis dari program nasional.

Tetapi di sisi lain orang tua mereka kehilangan pekerjaan akibat efisiensi anggaran.

“Sudahkah Bapak berpikir bahwa ketika pagi hari Bapak berhasil memberikan makanan gratis dan bergizi untuk anak-anak, tapi ketika mereka pulang ke rumah.

Mereka dapati orang tua mereka tidak bisa memberikan makan siang dan makan malam yang layak, karena orang tua mereka di-PHK?” lanjutnya dengan penuh emosi.

Tak hanya itu, penyiar tersebut juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo yang sering menyatakan cintanya kepada rakyat.

Ia mempertanyakan apakah kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan perasaan tersebut, terutama bagi mereka yang terdampak langsung.

“Dan menurut Bapak, di mana letaknya apa yang Bapak bilang bahwa Bapak mencintai rakyat?” katanya dalam video yang kini menuai berbagai reaksi dari masyarakat.

Dampak Efisiensi bagi Pegawai RRI

Gelombang PHK akibat efisiensi anggaran di Lembaga Penyiaran Publik RRI semakin menjadi sorotan publik.

Kebijakan ini berdampak pada banyak pegawai yang telah lama mengabdi di dunia penyiaran, termasuk para penyiar, teknisi, dan staf administrasi.

Salah satu pegawai RRI Ternate yang terdampak, Andi (45), mengaku sedih karena harus meninggalkan pekerjaan yang telah menjadi bagian dari hidupnya selama lebih dari 15 tahun.

“Saya mencintai pekerjaan ini, saya bangga bisa menyampaikan informasi kepada masyarakat. Tapi sekarang, saya harus menerima kenyataan ini. Rasanya seperti kehilangan identitas,” ujarnya.

Selain kehilangan penghasilan, para pegawai yang terkena PHK juga menghadapi ketidakpastian masa depan, terutama dalam mencari pekerjaan baru di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

Respons Masyarakat

Video curhatan penyiar RRI Ternate ini mendapat banyak tanggapan dari masyarakat di media sosial.

Banyak yang merasa prihatin dengan kondisi para pegawai RRI yang terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

Beberapa warganet menilai ada ketimpangan dalam kebijakan pemerintah yang di satu sisi memberikan bantuan untuk anak-anak, tetapi di sisi lain mengorbankan para pekerja yang kehilangan mata pencaharian.

Hingga saat ini, pemerintah dan manajemen RRI belum memberikan pernyataan resmi terkait polemik ini. Namun, desakan publik agar ada solusi bagi para pegawai yang terdampak semakin menguat. (*)

Editor : Riana M.
#curhat #Presiden Prabowo #Efisiensi anggaran 2025 #rri #phk #viral