Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Polisi Turun Tangan Redam Ketegangan Madura vs Papua di Yogyakarta

Indi Wardani • Senin, 10 Februari 2025 | 17:40 WIB
Kapolresta Yogyakarta Kombespol Aditya Surya Dharma
Kapolresta Yogyakarta Kombespol Aditya Surya Dharma

Jawa Pos Radar Lawu – Kepolisian turun tangan untuk meredam ketegangan antara warga Madura dan etnis Papua di Yogyakarta setelah viralnya sepucuk surat yang beredar di media sosial.

Surat tersebut, yang disebut berasal dari Keluarga Madura Yogyakarta, berisi tantangan terbuka kepada etnis Papua untuk melakukan carok, sebuah tradisi duel khas Madura.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Aditya Surya Dharma, mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh isu yang beredar.

“Agar masing-masing pihak menahan diri dan tidak terprovokasi,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (9/2).

Dalam surat yang beredar, warga Madura di Yogyakarta menyampaikan keluhan atas dugaan maraknya kasus pengambilan barang tanpa membayar di toko kelontong milik mereka, yang diduga dilakukan oleh oknum dari etnis Papua.

Surat itu juga ditujukan kepada tokoh Papua di Yogyakarta, Hendardo Novriansiroen, sebagai bentuk protes atas situasi tersebut.

Ketua Keluarga Madura Yogyakarta, RB Jugil Adiningrat, menyatakan bahwa pihaknya merasa terganggu dengan perilaku yang terjadi dan menginginkan solusi atas masalah ini.

Namun, aparat kepolisian menegaskan bahwa penyelesaian harus dilakukan secara damai dan dalam koridor hukum.

“Sudah dalam penanganan seluruh stakeholder yang ada,” tambah Kombes Aditya.

Ia memastikan bahwa pihak keamanan telah mengambil langkah untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah konflik lebih lanjut.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kebenaran isi surat serta dugaan kasus yang menjadi pemicu ketegangan ini.

Warga Yogyakarta diimbau untuk tetap menjaga kerukunan dan tidak terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi. (*)

Editor : Riana M.
#polisi #carok madura #kerusuhan #Toko Madura #yogyakarta #papua