Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN, Bagaimana Nasib Database Sertifikat Tanah?

Nur Wachid • Minggu, 9 Februari 2025 | 16:50 WIB
Kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN.
Kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN.

Jawa Pos Radar Lawu – Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta mengalami kebakaran pada Sabtu (10/2/2025) malam.

Insiden kebakaran ini langsung memicu kekhawatiran publik terkait keamanan database sertifikat tanah yang dikelola oleh kementerian tersebut.

Meskipun api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat, publik mempertanyakan apakah kebakaran ini berdampak pada data pertanahan yang tersimpan di dalam gedung.

Api Berkobar di Lantai 1, Tidak Ada Korban Jiwa

Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga (PHAL) Biro Humas Kementerian ATR/BPN, Risdianto Prabowo Samodro, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

"Kebakaran terjadi di lantai 1, tepatnya di Ruang Biro Hubungan Masyarakat sekitar pukul 23.00 WIB. Api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh tim pemadam kebakaran sehingga tidak menyebar ke area lain," ujar Risdianto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/2) dilansir Radar Lawu dari Antara. 

20 Mobil Damkar Dikerahkan, Api Berhasil Dilokalisir

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menerima laporan kebakaran pada pukul 23.09 WIB dan langsung mengerahkan 20 unit mobil pemadam serta 80 personel.

Operasi pemadaman dimulai pukul 23.18 WIB dan dalam waktu sekitar 30 menit, api berhasil dilokalisir.

Proses pendinginan dan pengeluaran asap dari gedung selesai dilakukan pada pukul 23.45 WIB.

Baca Juga: Polri Buka Pendaftaran Bintara 2025, Ada Seleksi Jalur Siber dan Ahli Gizi!

Meski berhasil dikendalikan dalam waktu cepat, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran.

Bagaimana Nasib Data Sertifikat Tanah?

Kementerian ATR/BPN menangani administrasi pertanahan di seluruh Indonesia, termasuk penyimpanan data sertifikat tanah secara digital maupun fisik.

Namun, pihak kementerian belum memberikan keterangan resmi mengenai dampak kebakaran terhadap dokumen penting yang tersimpan di dalam gedung.

Masyarakat kini menunggu klarifikasi apakah kebakaran ini berdampak pada layanan publik terkait pertanahan, terutama mengingat transformasi digital yang dilakukan ATR/BPN dalam beberapa tahun terakhir. (kid)

Photo
Photo
Editor : Nur Wachid
#penyebab #kronologi #sertifikat tanah #gedung #kebakaran #digital #Kementerian ATR/BPN #database