Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Terungkap! Sosok Malik Diduga Dalang Penyelundupan PMI Ilegal yang Jadi Korban Penembakan di Perairan Tanjung Rhu

Oktaviani Sindy • Kamis, 30 Januari 2025 | 21:37 WIB
Nama Malik muncul sebagai diduga dalang penyelundupan PMI ilegal setelah penembakan lima WNI oleh aparat Malaysia di perairan Tanjung Rhu.
Nama Malik muncul sebagai diduga dalang penyelundupan PMI ilegal setelah penembakan lima WNI oleh aparat Malaysia di perairan Tanjung Rhu.

Jawa Pos Radar Lawu - Nama Malik muncul dalam penyelidikan terkait penembakan lima pekerja migran Indonesia (PMI) oleh aparat Malaysia di perairan Tanjung Rhu, Selangor.

Malik diduga sebagai dalang penyelundupan PMI ilegal yang mengakomodasi pekerja migran untuk pergi atau pulang melalui jalur tidak resmi.

Dimana, insiden penembakan tersebut terjadi pada Jumat, 24 Januari 2025, saat petugas patroli Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) mendapati kapal yang membawa PMI ilegal melintas di perairan Tanjung Rhu.

Ketika didekati, kapal yang diduga mengangkut WNI yang hendak keluar secara ilegal diduga melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga menyebabkan APMM menembak kapal tersebut.

Akibat insiden tersebut satu WNI tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Kedutaan Besar RI di Malaysia dan atase Polri telah melakukan wawancara dengan dua WNI yang selamat, yang mengungkapkan bahwa mereka membayar uang sebesar 1.200 hingga 1.500 ringgit kepada seseorang bernama Malik untuk memudahkan perjalanan mereka keluar dari Malaysia.

“Ada dua yang berhasil kami wawancara. Mereka menyebutkan membayar kurang lebih 1.500 ringgit sampai 1.200 ringgit kepada seseorang bernama Malik untuk pulang ke Dumai,” ungkap Kombes Juliarman Eka Putra Pasaribu, Atase Polri di Malaysia.

Diduga, Malik merupakan bagian dari jaringan penyelundupan PMI ilegal, yang memungkinkan pekerja migran Indonesia menggunakan jalur tidak sah untuk keluar atau masuk Malaysia.

Kini, Otoritas Malaysia sedang menyelidiki apakah Malik terlibat dalam jaringan penyelundupan atau hanya bertindak sebagai perantara.

Menanggapi insiden tersebut, Pemerintah Indonesia memastikan akan memberikan pendampingan hukum kepada para WNI yang terlibat, termasuk mengawal hak-hak mereka melalui Konsuler Kedutaan Besar RI. (okta)

Editor : Riana M.
#malaysia #selangor #kronologi penembakan #wni #kedutaan besar ri #polri #pekerja migran #Perairan Tanjung Rhu