Usai keberangkatan dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pesawat yang membawa Presiden dan rombongan terbatas mendarat di Air Force Station (AFS) Palam sekitar pukul 22.30 waktu setempat.
Setibanya di bandara, Presiden Prabowo langsung disambut dengan antusiasme tinggi masyarakat.
Tarian tradisional India yang begitu enerjik mengiringi kedatangan Prabowo, sementara para pejabat India menyambutnya, termasuk Menteri Negara untuk Urusan Luar Negeri India, Pabitra Margherita, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, serta Duta Besar RI di New Delhi, Ina Krisnamurthi.
Makna Kunjungan: Menandai 75 Tahun Hubungan Diplomatik
Dibalik kunjungan kenegaraan ini bukan hanya sekadar menghadiri acara perayaan, namun juga memperingati 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan India.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa bangganya atas undangan sebagai chief guest pada perayaan Hari Republik India ke-76.
Hal ini merupakan simbol kehormatan besar bagi Indonesia, dan di dalamnya juga terdapat pengakuan atas kontribusi Indonesia dalam hubungan bilateral.
Sebenarnya, agenda utama dalam kunjungan ini mencakup partisipasi dalam defile Hari Republik India.
Dimana pasukan TNI Indonesia akan tampil sebagai kontingen kehormatan dengan 352 prajurit dan para taruna Akademi Militer.
Presiden juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden India, Droupadi Murmu, serta Perdana Menteri Narendra Modi.
Beberapa isu strategis, termasuk penguatan kerja sama kedua negara, akan menjadi topik utama dalam pertemuan tersebut.
Bahkan, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan tersebut, menambah keseriusan misi diplomatik ini.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kedua negara dan membuka peluang lebih besar untuk kerja sama di berbagai bidang, termasuk pertahanan, ekonomi, dan diplomasi internasional. (okta)
Editor : Riana M.