Jawa Pos Radar Lawu – Rumah Pendidikan yang menjadi bagian dari program Quick Win Presiden Prabowo memiliki berbagai fasilitas untuk belajar di mana saja.
Tak hanya mendukung pelajar dan tenaga pendidik, platform Rumah Pendidikan ini juga menjadi ruang baca digital yang semakin diminati.
Hingga kini, Rumah Pendidikan mencatatkan pencapaian dengan angka kunjungan dan interaksi yang terus meningkat.
Berdasarkan data terbaru, Rumah Pendidikan mencatat:
6.520.063 kali buku dibaca
1.667.669 kali buku diunduh
1.445 judul buku tersedia
22.410 buku lulus penilaian konten
8.860.845 total kunjungan
Aplikasi ini dirancang sebagai solusi pendidikan berbasis digital, menyediakan delapan ruang utama yang menawarkan berbagai fitur, termasuk akses buku elektronik (e-book) yang dapat dibaca atau diunduh kapan saja.
Dukung Literasi Digital dengan Koleksi Buku Elektronik
Dengan 1.445 judul buku yang tersedia, pengguna dapat membaca dan mengunduh buku di berbagai bidang, mulai dari ilmu pengetahuan, sastra, hingga buku referensi.
Aplikasi ini juga memastikan kualitas konten dengan proses penilaian yang ketat, di mana 22.410 buku telah dinyatakan layak untuk pengguna.
Fitur Utama Rumah Pendidikan
Rumah Pendidikan hadir dengan delapan ruang utama yang mendukung berbagai kebutuhan pengguna:
Ruang GTK: Materi dan pelatihan bagi guru.
Ruang Sekolah: Administrasi dan informasi sekolah.
Ruang Bahasa: Sumber belajar bahasa asing.
Ruang Murid: Materi belajar untuk siswa.
Ruang Pemerintah: Kebijakan dan evaluasi pendidikan.
Ruang Mitra: Kolaborasi dengan lembaga pendidikan.
Ruang Publik: Informasi umum dan berita terkini.
Ruang Orang Tua: Pantauan perkembangan belajar anak.
Akses Mudah Rumah Pendidikan dan Gratis
Menariknya, semua layanan ini dapat diakses secara gratis. Pengguna cukup mengunduh aplikasi Rumah Pendidikan melalui toko aplikasi digital, baik untuk perangkat Android maupun iOS.
Dengan fitur yang ramah pengguna, platform ini menjadi pilihan ideal untuk mendukung kegiatan belajar dan membaca, baik di kalangan pelajar, tenaga pendidik, maupun masyarakat umum. (kid)
Editor : Nur Wachid