MOJOKERTO, Jawa Pos Radar Lawu – Ledakan dahsyat mengguncang Dusun Sumolawang, Desa Sumolawang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, pada Senin (13/1/2025) pagi.
Suara ledakan terdengar hingga radius 3 kilometer, membuat panik warga setempat. Ledakan tersebut berasal dari rumah Aipda Maryudi, anggota Polres Mojokerto.
Ledakan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, disertai kepulan asap tebal dari rumah dua lantai milik Aipda Maryudi.
Ledakan ini menghancurkan rumah hingga nyaris rata dengan tanah dan merusak tiga rumah lainnya di sekitarnya.
"Ledakan terjadi dua kali. Yang pertama paling keras, terdengar hingga jarak beberapa kilometer," ujar Akhmad Suwanto, tetangga korban.
Rumah Aipda Maryudi mengalami kerusakan hingga 95 persen. Atap, dinding, dan struktur bangunan hancur.
Tiga rumah tetangga di sekitarnya juga rusak parah, terutama pada bagian atap dan dinding.
Satu unit mobil Avanza milik Maryudi yang terparkir di depan rumah juga rusak akibat hempasan ledakan.
Hingga kini, penyebab ledakan belum dipastikan. Dugaan sementara menyebutkan bahwa ledakan berasal dari tumpukan barang elektronik di bagian belakang rumah.
"Setelah ledakan, sempat tercium bau belerang di sekitar lokasi," tambah Suwanto.
Ledakan ini menelan dua korban jiwa, yaitu Luluk Sudarwati (40) dan anaknya, Kaffa (3), yang merupakan tetangga sebelah rumah. Keduanya tewas setelah tertimpa reruntuhan tembok.
Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Sumber Waras Bangsal, Mojokerto, sementara petugas masih menyelidiki penyebab pasti ledakan.
Tim Inafis Polres Mojokerto bersama aparat setempat telah memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga memeriksa saksi mata untuk mengungkap penyebab ledakan di rumah polisi Mojokerto. (kid)
Editor : Nur Wachid