Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Profil Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI-P yang Kini Jadi Tersangka KPK Kasus Harun Masiku

Oktaviani Sindy • Rabu, 25 Desember 2024 | 15:56 WIB
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan suap terkait kasus Harun Masiku, membuka babak baru dalam politik Indonesia.
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan suap terkait kasus Harun Masiku, membuka babak baru dalam politik Indonesia.

Jawa Pos Radar Lawu - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Hasto Kristiyanto, sebagai tersangka dugaan suap terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan.

Penetapan ini terkait dengan kasus pergantian antarwaktu (PAW) yang juga melibatkan mantan calon anggota legislatif (caleg) PDI-P, Harun Masiku.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, mengungkapkan bahwa Hasto diduga bekerja sama dengan orang kepercayaannya, DTI, dalam kasus ini.

“Penyidik menemukan adanya bukti keterlibatan saudara HK yang bersangkutan selaku Sekjen PDI Perjuangan dan saudara DTI selaku orang kepercayaan saudara HK dalam perkara dimaksud,” ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (24/12/2024) lalu.

KPK menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) dengan Nomor Sprin.Dik/153/DIK.00/01/12/2024 pada 23 Desember 2024.

Profil dan Rekam Jejak Hasto Kristiyanto

Hasto Kristiyanto merupakan tokoh politik kawakan yang telah lama berkiprah di PDI-P. Pria kelahiran Sleman, Yogyakarta, pada 7 Juli 1966 ini menjabat sebagai Sekjen PDI-P sejak 2014, menggantikan Tjahjo Kumolo.

Hasto terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2004-2009 dari daerah pemilihan Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, dan Trenggalek, Jawa Timur.

Lulusan Fakultas Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) ini bertugas di Komisi VI DPR RI, membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, dan koperasi.

Setelah gagal terpilih kembali pada Pemilu 2009, Hasto tetap aktif di PDI-P sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Kesekretariatan DPP PDI-P.

Pasca Pilpres Tahun 2014, Hasto bergabung dalam Tim Transisi Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla.

Pada Oktober 2014, ia ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PDI-P dan kemudian diresmikan sebagai Sekjen pada Kongres IV PDI-P 2015.

Perannya berlanjut hingga Kongres V PDI-P 2019, di mana ia kembali dikukuhkan sebagai Sekjen untuk masa bakti 2019–2024.

Sebelum terjun ke politik, Hasto mengawali karier di PT Rekayasa Industri, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Bahkan ia pernah menjabat dalam berbagai posisi strategis, termasuk Project Control Manager dan Business Manager of CPO Industri.

Pada tahun 2002, setelah menyelesaikan studi pascasarjana di Prasetya Mulya Business School, ia memutuskan fokus di dunia politik.

Dengan perjalanan karier yang panjang, baik di dunia politik maupun profesional, penetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka oleh KPK menjadi sorotan utama. (okta)

Editor : Riana M.
#sekjen pdip #hasto kristiyanto #Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) #wahyu setiawan #teknik kimia #tersangka kasus suap #ugm #profil