Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Pemerintah Siapkan Bantuan Rumah Tahan Gempa untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Ini Penjelasan Lengkapnya

Nur Wachid • Rabu, 13 November 2024 | 22:40 WIB
Sekitar 12.200 warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki terpaksa mengungsi, pemerintah siapkan bantuan rumah tahan gempa. (ANTARA)
Sekitar 12.200 warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki terpaksa mengungsi, pemerintah siapkan bantuan rumah tahan gempa. (ANTARA)

MATARAM, Jawa Pos Radar Lawu - Pemerintah menyiapkan bantuan rumah tahan gempa bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi ribuan warga yang saat ini berada di pengungsian akibat dampak letusan gunung yang terus aktif sejak beberapa pekan terakhir.

Laporan Antara menyebutkan bahwa sekitar 12.200 warga terdampak terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka yang rusak parah.

Sebagian besar rumah yang berada di area rawan bencana mengalami kerusakan akibat gempa vulkanik dan abu tebal yang menyelimuti wilayah sekitar.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyatakan bahwa pemerintah akan membangun hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan teknologi rumah tahan gempa.

Program ini mengusung model pembangunan rumah pracetak dengan menggunakan panel Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dan Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN) untuk mempercepat proses konstruksi dan menjamin keamanan struktur bangunan di kawasan rawan gempa.

“Kami akan membangun huntap rumah konvensional maupun rumah baru dengan teknologi yang tahan gempa, sehingga warga terdampak bisa memiliki hunian yang aman dan nyaman,” ujar Maruarar atau yang akrab disapa Ara, di Jakarta Rabu (15/11/2024) dilansir Radar Lawu dari Antara.

Ia juga menjelaskan bahwa selain rumah baru, pemerintah akan membangun fasilitas pendukung di sekitar hunian, termasuk jalan lingkungan, drainase, pengelolaan limbah, fasilitas umum, dan akses air bersih.

Ara menambahkan bahwa pembangunan huntap ini akan dilaksanakan dalam masa tanggap darurat dengan acuan Peraturan LKPP Nomor 13 Tahun 2018 terkait pengadaan barang/jasa dalam keadaan darurat.

“Anggaran telah disiapkan oleh negara, dan kami mengajak pihak swasta untuk turut serta membantu warga terdampak bencana melalui program kolaborasi perumahan ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Semburan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki Capai 9.144 Meter, Hujan Lebat Tiap Hari Tak Kurangi Dampak Erupsi, Ini Penjelasan BMKG

Rencana relokasi dan pembangunan hunian ini akan difokuskan pada tujuh desa terdampak di Kecamatan Wulanggitang dan Kecamatan Ile Bura, yang memerlukan penanganan khusus dari Kementerian PKP.

Maruarar berharap program ini segera terealisasi agar masyarakat terdampak bisa tinggal di rumah yang lebih aman dan layak huni, serta mengurangi risiko jika terjadi bencana di masa depan.

"Pemerintah pusat dan daerah sedang mematangkan program pembangunan rumah tahan gempa sebagai langkah strategis untuk warga terdampak erupsi," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto.

Bantuan ini akan menyasar rumah warga yang berada di zona berisiko tinggi.

Selain tempat tinggal, pemerintah juga menyalurkan bantuan logistik seperti makanan, air bersih, dan peralatan kesehatan ke posko-posko pengungsian.

Di tengah situasi bencana, akses menuju daerah terdampak terus diawasi untuk memastikan bantuan tiba tepat waktu dan tepat sasaran.

BMKG mencatat bahwa Gunung Lewotobi masih berpotensi mengalami aktivitas vulkanik tinggi. Warga diimbau untuk tetap berada di area aman dan mengikuti instruksi evakuasi dari petugas.

Kepala Dinas Sosial NTT, Jamaludin Malady, menambahkan bahwa penyediaan rumah tahan gempa ini akan menggunakan desain bangunan khusus yang sesuai dengan kondisi geografis di sekitar area rawan.

Dengan upaya ini, pemerintah berharap dapat mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut dan meningkatkan keamanan warga yang tinggal di wilayah rentan bencana di kawasan Gunung Lewotobi Laki-Laki. (kid)

Editor : Nur Wachid
#bantuan #Gunung Lewotobi #Terdampak #warga #teknologi #laki-laki #Tahan gempa #rumah #erupsi