Jawa Pos Radar Lawu - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan tetap dilanjutkan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, meskipun kecepatannya akan mengalami penyesuaian dari masa sebelumnya.
Saat ditemui awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/10/2024), Dody menanggapi pertanyaan wartawan tentang kecepatan pembangunan IKN dengan reaksi penuh canda.
"Jika di era Jokowi kecepatannya dianggap 100 persen, kira-kira di era Prabowo berapa persen?," tanya salah seorang wartawan.
Dody, terlihat sedikit bingung, tersenyum sebelum menjawab sambil bercanda.
"Mungkin n150 persen," ujarnya, sembari tertawa,
“Haha, enggak lah,” tambahnya.
Selain itu, ia mengklarifikasi bahwa meski pembangunan IKN tetap berjalan, fokus utama pemerintahan saat ini adalah mencapai swasembada pangan.
Menurutnya, kecepatan pembangunan berkurang juga disebabkan keterbatasan kucuran dana.
“Kita kan dana serba terbatas. Semua diatur, disesuaikan, dengan kesiapan uang di kantong. Kira-kira begitu lah bahasa kasarnya,” ungkap Dody.
Tak hanya itu, Dody baru saja mengikuti rapat bersama Komisi V DPR RI, yang berlangsung hampir lima jam dalam dua sesi.
Dimana, dalam rapat tersebut, Dody menjelaskan bahwa meskipun pembangunan IKN akan diteruskan, pemerintah perlu mengutamakan ketahanan pangan sebagai prioritas utama.
"Untuk IKN tetap akan kita teruskan, cuma mungkin kecepatannya tidak seperti dulu," pungkasnya. (okta)
Editor : Riana M.