Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Visi Bangsa dalam Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045: Pentingnya Kedaulatan dan Ketahanan Digital di Era Siber

Oktaviani Sindy • Senin, 28 Oktober 2024 | 01:31 WIB
Perlu publik ketahui bangsa ini tengah menyongsong visi untuk Indonesia emas tahun 2045 mendatang, tekankan kedaulatn hingga ketahanan digital. (Antara)
Perlu publik ketahui bangsa ini tengah menyongsong visi untuk Indonesia emas tahun 2045 mendatang, tekankan kedaulatn hingga ketahanan digital. (Antara)

Jawa Pos Radar Lawu – Menyongsong Visi Indonesia Emas Tahun 2045, keamanan digital dipandang sebagai fondasi utama untuk mewujudkan kedaulatan nasional yang tangguh di tengah ancaman siber yang semakin kompleks. 

Ketua Umum Garuda Emas Indonesia (GEI), H.M. Irawan Samekto, menekankan hal ini dalam Seminar Nasional Keamanan Digital bertema "Membangun Kedaulatan dan Ketahanan Digital Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045," yang diadakan Sabtu (26/10/2024).

Irawan menyampaikan bahwa perlindungan terhadap infrastruktur kritis, data pribadi, dan kepentingan nasional menjadi prioritas utama dalam menjaga kedaulatan bangsa di ranah digital. 

"Seperti peningkatan kesadaran dan pendidikan, penyusunan kebijakan, pengembangan keterampilan, kemitraan pemerintah dan swasta, penguatan infrastruktur kritis, kepatuhan regulasi, respons terhadap insiden, penelitian dan inovasi, serta promosi keamanan digital," kata Irawan kepada awak media.

Seminar ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berperan strategis dalam keamanan digital nasional.

Seminar nasional dibuka oleh Ketua Dewan Pembina yang juga mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) Laksamana Muda TNI (Purn.) Soleman B. Ponto.

Brigjen TNI Ferry Trisnaputra, Direktur Sumber Daya Pertahanan pada Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan, menjadi salah satu narasumber utama dalam seminar ini. Ia tampak menekankan perlunya kesiapan nasional dalam menghadapi ancaman siber yang kian berkembang.

Sesi ini juga menghadirkan Hokky Situngkir, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Digital, yang memberikan wawasan mendalam mengenai potensi dan tantangan dalam mengamankan dunia digital di Indonesia.

Dengan diselenggarakannya seminar nasional ini, diharapkan mampu membangun landasan yang kokoh bagi keamanan digital nasional, terutama dalam menghadapi ancaman yang semakin meningkat. 

"Diharapkan dengan adanya seminar nasional keamanan digital ini, akan membangun fondasi yang kokoh untuk melindungi infrastruktur dan data nasional dari ancaman siber, serta untuk meningkatkan kesiapan dan respons terhadap tantangan keamanan digital yang terus meningkat," jelas Irawan, penuh optimisme. (okta)

Editor : Riana M.
#keamanan #indonesia #digital #server #seminar nasioanal #seminar