Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Zulkifli Hasan Tunjuk Eko Patrio Jadi Sekjen PAN Gantikan Eddy Soeparno, Bagaimana Kondisi Partai?

Oktaviani Sindy • Selasa, 1 Oktober 2024 | 01:56 WIB
Susunan jabatan Partai PAN mengalami pergeseran, Ketum Zulhaf tunjuk Eko Patrio menjadi Sekjen Partai PAN gantikan posisi Eddy Soeparno. (Jawa Pos)
Susunan jabatan Partai PAN mengalami pergeseran, Ketum Zulhaf tunjuk Eko Patrio menjadi Sekjen Partai PAN gantikan posisi Eddy Soeparno. (Jawa Pos)

Jawa Pos Radar Lawu- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas, telah resmi menunjuk Eko Hendro Purnomo, yang lebih dikenal dengan nama Eko Patrio, sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN yang baru.

Keputusan ini menggantikan Eddy Soeparno yang sebelumnya menjabat selama 10 tahun.

Penunjukan ini telah dikonfirmasi langsung oleh Zulhas pada Senin, (30/9/2024).

"Betul," ujar Zulhas.

Pergantian posisi Sekjen ini menimbulkan pertanyaan tentang apa yang melatarbelakangi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN melakukan perombakan di jajaran pimpinan. Zulhas menjelaskan bahwa penunjukan Eko Patrio bukan tanpa alasan.

Keberhasilan Eko sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta dalam mendongkrak perolehan kursi PAN di DPR menjadi faktor utama. Untuk pertama kalinya, PAN berhasil mendapatkan tiga kursi DPR dari Jakarta.

"Sukses pimpin DKI. Untuk pertama kali PAN dapat tiga kursi DPR RI dari DKI," kata Zulhas.

Sementara itu, Eddy Soeparno yang digantikan oleh Eko Patrio, menyebut bahwa pergantian kepemimpinan ini adalah hal yang wajar dalam partai.

Usai 10 tahun menjabat sebagai Sekjen, Eddy merasa regenerasi diperlukan untuk menjaga perkembangan partai. Ia menyebutkan bahwa perubahan ini telah disepakati dalam kongres PAN ke-6 yang diadakan beberapa waktu lalu.

"Ya, kan sudah disampaikan Pak Zul (Zulhas), ya jadi memang hasil kongres kemarin akan ada perubahan di dalam struktur kepengurusan DPP PAN," kata Eddy saat ditemui awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/9/2024).

Menurut Eddy, penunjukan Eko Patrio sebagai Sekjen PAN didasarkan pada dua alasan utama.

Pertama, prestasi Eko dalam memimpin DPW PAN Jakarta, di mana PAN berhasil menduduki seluruh kursi yang tersedia di daerah pemilihan Jakarta untuk DPR RI. Kedua, sebagai bentuk penyegaran di tubuh kepengurusan partai.

"Itu kan salah satu keberhasilan Mas Eko juga, berhasil seluruh Dapil DKI itu terpenuhi kursinya untuk DPR RI," ungkap Eddy.

Eddy juga berharap bahwa dengan semangat muda yang dimiliki Eko Patrio, PAN dapat menjadi lebih baik lagi ke depannya.

"Saya rasa semangat yang dibawa Mas Eko juga ada semangat kemudaan, semangat perjuangan PAN," tambahnya.

Setelah lengser dari jabatan Sekjen, Eddy Soeparno diperkirakan akan menempati posisi sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PAN. Namun, ia belum memberikan penjelasan pasti terkait tugas dan tanggung jawabnya di posisi baru tersebut.

"Insya Allah nanti saya akan menjadi salah seorang di antara Wakil Ketua Umum yang ada," ungkapnya.

Terkait posisi Eko Patrio sebagai Ketua DPW PAN Jakarta yang kini kosong, Eddy menjelaskan bahwa keputusan mengenai siapa penggantinya akan ditetapkan setelah musyawarah wilayah.

Musyawarah ini akan diadakan setelah pelantikan susunan DPP PAN yang baru.

"Belum tahu, nanti kan setelah DPP dibentuk, dilantik, nanti kan akan ada musyawarah wilayah. Pada saat musyawarah wilayah itulah nanti akan dipilih dan diputuskan siapa yang akan menjadi Ketua DPW berikutnya," tutup Eddy. (okta)

Editor : Riana M.
#ketua umum pan #zulkifli hasan #eko patrio #sekjen pan #partai amanat nasional #eddy soeparno