Jawa Pos Radar Lawu – Sosok Prathita Amanda Aryani menjadi sorotan hingga viral, dan dikaitkan kasus bunuh diri dr. Aulia Risma Lestari, dokter muda mahasiswi PPDS Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.
Bahkan pencarian dengan kata kunci Prathita Amanda Aryani berada di urutan pertama dalam trending topik di platform X (Twitter).
Salah satunya postingan akun @sunwookimz di platform X. Dia menuliskan postingan dilengkapi dengan foto Prathita Amanda Aryani, sebagai berikut:
PRATHITA AMANDA ARYANI
LAGI LAGI DOKTER UNDIP
MELAKUKAN PERPELONCOAN DAN NGATAIN NETIZEN FITNAH PADAHAL DIA SENDIRI PEMBULLYNYA
CABUT IZIN DOKTERNYA!
Postingan tersebut pun viral dan telah dibagikan ribuan kali serta dibanjiri komentar netizen.
‘’Kalo fisik ga cantik, minimal attitude baik,’’ kata netizen.
‘’Cabut izinnya dan blakclist seumur hidup,’’ tulis netizen lainnya.
‘’Mba biasanya makan naspad 5 bungkus, ya jangan suruh orang lain juga ikutan dong. Masa suruh orang lain biar berisi kek mba sih? Emang mba bisa push-up,’’ timpal netizen lainnya.
Berbagai komentar netizen menyoroti sosok Prathita Amanda Aryani yang dikaitkan dengan aksi bullying atau perundungan di PPDS Undip Semarang yang menyebabkan Aulia Risma Lestari nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Penelusuran Jawa Pos Radar Lawu, Prathita Amanda Aryani merupakan seorang dokter di RSUD Kariadi, Semarang.
Prathita Amanda Aryani menempuh pendidikan dokter di Universitas YARSI, pun, ditetapkan dokter muda pada 13 April 2020 lalu.
Lantaran namanya santer disebut dan dituding sebagai penyebab kematian Aulia Risma Lestari, Prathita Amanda Aryani buka suara di akun instagramnya, @thitaamnd.
"Please nggak usah ikut berpendapat orang-orang yang tidak langsung terlibat. Wong aku aja yang udah lama ya masih semangat menjalani hari-hari kok. Kalau memang nggak tahu isinya seperti apa ya nggak usah koar-koar di IG Story, kan bukan elu yang jalanin," tulis Prathita.
Kasus Aulia Risma Lestari, dokter muda yang bunuh diri di kamar kosnya di Semarang hingga kini telah menyita perhatian publik.
Menyusul polisi menemukan catatan buku diary atau harian Aulia Risma Lestari yang isinya menunjukkan depresi, pun, hingga kini menjadi perbincangan publik. (kid)
Editor : Nur Wachid