BLITAR, Jawa Pos Radar Lawu - Pencarian korban Gunawan pemilik kandang ayam yang tertimbun dalam longsor di Desa Bumirejo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, terus berlanjut.
Tim SAR, BPBD, dan relawan bekerja tanpa henti untuk menemukan korban yang masih hilang sejak kejadian pada Minggu sore (30/6/2024).
Pencarian dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk menghindari risiko longsor susulan.
Personel dari Basarnas, TNI, dan Polri juga ditambah untuk mempercepat proses pencarian.
Area sekitar lokasi longsor telah disterilkan dari masyarakat yang tidak berkepentingan demi keamanan dan kelancaran operasi pencarian.
Longsor terjadi tanpa hujan atau angin, di mana tebing setinggi 40 meter tiba-tiba ambrol dan menimpa kandang ayam milik Gunawan.
Hingga saat ini, dua korban lainnya, Jarianto dan Mugiono, sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Gunawan masih belum ditemukan, dan tim pencari terus bekerja keras di lapangan.
Material longsor yang bercampur dengan batu dan tanah membuat proses pencarian menjadi sulit dan berisiko.
Tim SAR harus berhati-hati untuk menghindari kemungkinan longsor susulan yang dapat membahayakan para petugas di lapangan.
Baca Juga: Video Detik-Detik Kandang Ayam Bumirejo, Blitar Longsor, Empat Orang Bekerja saat Kejadian
Baca Juga: Cerezo Osaka Berhasil Tekuk Nagoya Grampus Eight, Justin Hubner Masuk pada Menit 90
Pencarian korban longsor di Desa Bumirejo, Blitar, terus berlangsung dengan bantuan personel tambahan dan alat berat.
Meski tantangan besar dihadapi, upaya keras tim pencari menemukan korban yang masih hilang dan memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat. (kid)
Editor : Nur Wachid