Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kelas Internasional, Lapangan Bola Milik Desa Tanjungsari, Tersono Jawa Tengah Tak Kalah Lawan JIS

Sugeng Dwi N. • Rabu, 22 Mei 2024 | 04:34 WIB

FOTO ig @maryoen_sportcenter
FOTO ig @maryoen_sportcenter

Jawa Pos Radar Lawu - Sebuah lapangan sepak bola selalu memperhatikan perawatan terhadap kualitas rumput.

Karena rumput menjadi faktor dasar yang dapat mempengaruhi pergerakan pemain saat bertanding dan membantu pergerakan arah bola.

Namun, terdapat satu lapangan sepak bola lokal yang memiliki kualitas rumput yang tidak kalah bagus dengan rumput-rumput yang ada di JIS (Jakarta International Stadium).

Namanya adalah Stadion Maryoen atau dikenal dengan Maryoen Stadium Tanjungsari.

Stadion ini merupakan lapangan bola yang sering digunakan untuk pertandingan sepak bola lokal. Untuk lokasinya sendiri berada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Lapangan bola yang memiliki rumput hijau bak stadion Internasional ini mungkin cukup awam bagi masyarakat Indonesia, terlebih lokasinya berada di pedesaan. Lebih tepatnya berada di antara pesawahan.

Dengan lokasi tersebut, lapangan bola ini memiliki udara yang bersih dan pemandangan yang memanjakan mata, apalagi ketika musim padi mulai tumbuh.

Akan ada pemandangan hijau yang membentang selain rumput lapangan akan menambah keasrian.

Diintip melalui sorotan instagram, Stadion Maryoen ini juga dapat di sewa untuk pertandingan sepak bola.

Untuk harga sewa sendiri cukup bervatiatif dan menawarkan berbagai macam paket.

Untuk paket termurah hanya dihargai Rp.150.000 saja dengan fasilitas tambahan berupa bendera pojok dan bench pemain.

Sedangkan paket termahal dengan fasilitas yang super lengkap hanya seharga Rp. 1.000.000.

Melalui instagram resmi @maryoen_sportcenter, pengurus lapangan tersebut kerap membagikan video momen pertandingan sepak bola di lapangan hijau tersebut.

Admin instagram tersebut juga sering berinteraksi dengan followers melalui kolom komentar.

Salah satu yang menarik adalah ketika ditanya harga sewa lapangan yang terlampau murah, apakah dapat menutup operasional?

Mengingat sebuah lapangan bola memiliki biaya perawatan yang cukup fantastis bahkan Indonesia sendiri harus mengeluarkan kocek sekitar 50 sampai 60 miliyar setahun untuk perawatan stadion JIS.

Menurut balasan komentar dari admin sosial media Stadion Maryoen, biaya sewa yang murah tersebut ternyata belum cukup untuk biaya perawatan lapangan.

Untuk perawatannya sendiri, mereka menggunakan uang kas tim, sedangkan uang sewa digunakan untuk membantu meringankan biaya perawatan. (riz/gen/kid)

Editor : Nur Wachid
#pemain #Desa Tanjungsari #stadion #sepakbola #lapangan #jis #rumput #jawa tengah