Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Viral Aleh Kecewa dengan Pelayanan Rumah Sakit, Merasa Disepelekan saat Antar Rames, ODGJ yang Dirawat Tiktokers asal Medan Itu

Nur Wachid • Jumat, 17 Mei 2024 | 20:37 WIB
Perlakuan Tidak Menyenangkan terhadap TikToker Medan di Rumah Sakit. (Tiktok @alehalehkhasmedan)
Perlakuan Tidak Menyenangkan terhadap TikToker Medan di Rumah Sakit. (Tiktok @alehalehkhasmedan)

Jawa Pos Radar Lawu - Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang menunjukkan seorang TikToker asal Medan, Rahmat Hidayat, yang lebih dikenal sebagai Aleh, mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan saat membawa pasien ke rumah sakit.

Video yang diunggah di akun Tik tok @alehalehkhasmedan memperlihatkan Aleh bersama timnya mengantar seorang pasien bernama Rames untuk mendapatkan perawatan medis.

Aleh dan timnya membawa Rames, seorang pasien yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan, ke sebuah rumah sakit di Medan.

Namun, sesaat setelah mereka memasuki rumah sakit mereka langsung ditegur dengan kalimat yang merendahkan oleh seorang perawat perempuan yang sedang bertugas.

Perawat tersebut mempertanyakan maksud kedatangan mereka dengan nada yang tidak ramah.

Aleh dengan jelas menjelaskan bahwa tujuan mereka adalah untuk memeriksakan kesehatan Rames.

Namun, perawat tersebut menyatakan bahwa tidak ada dokter yang sedang bertugas saat itu, sehingga mereka tidak dapat menerima pasien.

Ketika ditanya lebih lanjut oleh tim Aleh mengenai keberadaan dokter umum, perawat tersebut mengulangi bahwa dokter umum sedang tidak ada di tempat.

Selain itu, perawat tersebut juga mempertanyakan siapa yang akan membayar biaya perawatan Rames.

"Ya ampun pakai nanya siapa yang bayar", Ucap orang tersebut. Aleh dengan tegas menyatakan bahwa dia yang akan menanggung semua biaya pengobatan.

Baca Juga: Kevin Sanjaya Gantung Raket, Umumkan Pensiun dari Dunia Badminton, Tak Terduga Ternyata Ini Alasannya

Namun, pertanyaan ini menimbulkan reaksi negatif dari tim Aleh yang merasa bahwa sikap rumah sakit tersebut sangat merendahkan.

Mendengar pertanyaan dan sikap merendahkan dari perawat, Aleh memutuskan untuk tidak melanjutkan pemeriksaan di rumah sakit tersebut.

Ia membawa Rames keluar dari rumah sakit dengan perasaan kecewa terhadap pelayanan yang mereka terima.

Video kejadian ini menjadi viral dan mengundang berbagai reaksi dari netizen. Banyak yang mengecam sikap perawat tersebut dan menyayangkan pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit.

Beberapa netizen bahkan memberikan penilaian buruk terhadap rumah sakit tersebut di Google Maps, yang menyebabkan ratingnya turun drastis.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak Rumah Sakit Sri Ratu Medan bernama Melvi yang terlibat dalam insiden tersebut memberikan klarifikasi.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada Rabu, 15 Mei 2024, Bidan Melvi menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada 9 Mei 2024 sekitar pukul 17.30 WIB.

''Kejadian bermula ketika lima orang datang ke RSU Sri Ratu Medan sambil merekam situasi dan membawa seorang pasien bernama Rames, yang dikenal sering tidur di halaman depan rumah sakit," tulis RS Sri Ratu di akun Instagram-nya.

Melvi menyatakan bahwa ia tidak bermaksud meremehkan pasien, dan menyebut bahwa rumah sakit memang sudah mengenal Rames sebelumnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pada saat kejadian, memang tidak ada dokter yang bertugas di Unit Gawat Darurat (UGD).

Mengenai pertanyaan tentang siapa yang akan membayar biaya perawatan, Melvi mengatakan bahwa itu adalah prosedur standar pendaftaran di rumah sakit.

Melvi juga menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi di media sosial. Ia mengaku selalu berusaha melayani pasien tanpa membeda-bedakan dan berharap publik dapat memaklumi situasi tersebut. 

Kejadian yang dialami oleh TikToker Medan, Aleh, saat membawa pasien ke rumah sakit ini mengungkapkan isu penting mengenai pelayanan kesehatan dan sikap petugas medis terhadap pasien.

Reaksi publik yang kuat menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan pelayanan yang lebih manusiawi dan tanpa diskriminasi dari institusi kesehatan.

Klarifikasi dan permohonan maaf dari pihak rumah sakit diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan kualitas pelayanan medis di masa depan. (herlin-pnm/kid)

Editor : Nur Wachid
#Aleh #pelayanan #tiktok #rames #medan #rumah sakit #viral #kecewa #odgj