Jawa Pos Radar Lawu - Kabar yang telah lama dinantikan para penggemar akhirnya menjadi kenyataan.
Hasbro resmi memperkenalkan lini action figure pertama dari The Legend of Zelda dalam ajang San Diego Comic-Con (SDCC) 2026.
Ini menandai dimulainya kerja sama antara Hasbro dan Nintendo untuk menghadirkan berbagai produk koleksi dari salah satu waralaba game paling ikonik di dunia.
Gelombang perdana menghadirkan tiga karakter utama yang diadaptasi dari The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom, yakni Link, Princess Zelda, dan Ganondorf.
Ketiganya dirancang sebagai action figure premium yang menyasar kolektor maupun penggemar seri Zelda.
Terinspirasi dari Tears of the Kingdom
Hasbro memilih desain karakter dari Tears of the Kingdom, salah satu seri Zelda yang mendapat sambutan luas sejak dirilis.
Figur Link tampil mengenakan Champion's Tunic lengkap dengan Master Sword, Hylian Shield, serta lengan Zonai yang dapat diganti.
Sementara itu, Princess Zelda hadir dengan pakaian bergaya Zonai dan membawa gagang Master Sword yang telah rusak.
Ganondorf menjadi figur terbesar dalam gelombang pertama dengan tinggi sekitar 7,5 inci, lengkap dengan Gloom Sword dan beberapa aksesori tambahan.
Baca Juga: Resep Kue Gabin Ubi Ungu yang Manis
Detail Premium untuk Kolektor
Seluruh figur menggunakan skala 6 inci (Ganondorf sedikit lebih tinggi) dengan lebih dari 20 titik artikulasi, sehingga memungkinkan berbagai pose dinamis.
Hasbro juga memberikan perhatian pada detail kostum, senjata, hingga ekspresi karakter agar sesuai dengan penampilan mereka di dalam game.
Lini ini diproduksi di bawah label Hasbro Pulse, yang selama ini dikenal melalui seri koleksi seperti Star Wars Black Series dan Marvel Legends.
Pre-order Langsung Diserbu Penggemar
Tak lama setelah diumumkan, pre-order action figure Zelda langsung dibuka melalui Hasbro Pulse, Amazon, Walmart, dan sejumlah retailer resmi.
Antusiasme penggemar terlihat sangat tinggi. Bahkan figur Link dilaporkan cepat habis di beberapa kanal pre-order hanya beberapa jam setelah dibuka, menunjukkan besarnya minat terhadap merchandise resmi The Legend of Zelda.
Awal dari Kerja Sama Hasbro dan Nintendo
Sebelum memperlihatkan action figure tersebut, Hasbro lebih dulu mengumumkan kerja sama lisensi multi-tahun dengan Nintendo untuk memproduksi berbagai mainan dan koleksi bertema The Legend of Zelda mulai 2027.
Selain action figure, kerja sama ini membuka peluang hadirnya berbagai produk lain seperti replika senjata ikonik, plush, hingga merchandise bertema Zelda di masa mendatang.
Kabar Baik bagi Kolektor Zelda
Selama ini, merchandise resmi The Legend of Zelda tergolong lebih terbatas dibandingkan waralaba Nintendo lain seperti Pokémon atau Super Mario.
Masuknya Hasbro dinilai menjadi angin segar karena perusahaan tersebut memiliki pengalaman panjang dalam memproduksi action figure berkualitas dengan distribusi yang lebih luas.
Hal ini diharapkan membuat koleksi Zelda semakin mudah dijangkau oleh penggemar di berbagai negara.
Langkah Baru untuk Dunia Merchandise Zelda
Perkenalan tiga action figure ini menjadi awal baru bagi dunia merchandise The Legend of Zelda.
Dengan kualitas detail yang tinggi, pilihan karakter ikonik, serta dukungan Hasbro dan Nintendo, lini koleksi ini berpotensi menjadi salah satu incaran utama para kolektor ketika resmi dipasarkan pada musim semi 2027.
Bagi penggemar Zelda, ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan petualangan Hyrule ke rak koleksi mereka.
Roofy Chesta Adabi - Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar LawuSumber : GamesRadar