Jawa Pos Radar Lawu - Tenis lapangan bukan hanya soal memukul bola sekeras mungkin.
Olahraga ini punya “bahasa” sendiri yang sering digunakan saat latihan, pertandingan, hingga siaran turnamen profesional.
Tanpa memahami istilah tenis lapangan, pemula bisa mudah kebingungan saat menerima instruksi pelatih atau menonton pertandingan.
Karena itu, mengenal istilah-istilah dasar tenis lapangan menjadi langkah penting sebelum benar-benar serius menekuni olahraga ini.
Mulai dari pengertian singkat, kilas sejarah, hingga istilah teknis yang paling sering digunakan, berikut panduan lengkap yang wajib kamu pahami.
Apa Itu Tenis Lapangan?
Tenis lapangan adalah olahraga bola kecil yang dimainkan menggunakan raket dan bola khusus di atas lapangan yang dibatasi garis serta dipisahkan oleh net. Permainan ini dapat dimainkan secara tunggal maupun ganda.
Tujuan permainan tenis lapangan adalah memukul bola melewati net ke area lawan hingga lawan gagal mengembalikannya sesuai aturan. Meski sama-sama bernama tenis, tenis lapangan berbeda jauh dengan tenis meja, baik dari ukuran lapangan, jenis raket, maupun karakter bola yang digunakan.
Sejarah Singkat Tenis Lapangan
Tenis lapangan mulai berkembang di Eropa sejak awal abad ke-11. Kata “tenis” dipercaya berasal dari istilah bahasa Prancis tenez yang berarti “tangkap” atau “mainkan”.
Pada masa awal, permainan ini dikenal dengan nama jeu de paume dan dimainkan tanpa raket. Baru pada abad ke-15, raket bersenar mulai digunakan dan membuat permainan tenis berkembang pesat.
Turnamen tenis lapangan modern pertama kali digelar pada tahun 1877 dan menjadi tonggak lahirnya kompetisi tenis internasional seperti yang kita kenal saat ini.
10 Istilah Tenis Lapangan yang Paling Sering Digunakan
Berikut istilah tenis lapangan yang hampir selalu muncul dalam latihan maupun pertandingan resmi.
1. Backhand
Backhand adalah pukulan yang dilakukan dengan posisi punggung tangan menghadap ke arah bola. Teknik ini digunakan saat bola datang ke sisi berlawanan dari tangan dominan pemain.
2. Forehand
Forehand merupakan pukulan dasar yang dilakukan dengan telapak tangan menghadap ke arah bola. Pukulan ini paling sering digunakan karena relatif lebih kuat dan mudah dikontrol.
3. Slice
Slice adalah teknik pukulan dengan ayunan raket dari atas ke bawah sehingga menghasilkan bola rendah dengan efek putaran. Pukulan ini sering dimanfaatkan untuk mengubah tempo permainan.
4. Groundstroke
Groundstroke adalah pukulan yang dilakukan setelah bola memantul di lapangan. Teknik ini bisa menggunakan forehand maupun backhand dan menjadi dasar reli panjang.
5. Dropshot
Dropshot merupakan pukulan pelan yang diarahkan dekat net. Tujuannya mengecoh lawan agar bergerak maju secara tiba-tiba dan kehilangan keseimbangan.
6. Spin
Spin mengacu pada pukulan yang menghasilkan putaran pada bola. Efek spin membuat arah dan pantulan bola lebih sulit ditebak oleh lawan.
7. Lob
Lob adalah pukulan melambung tinggi ke arah belakang lapangan lawan. Teknik ini biasanya digunakan saat lawan berada terlalu dekat dengan net.
8. Smash
Smash adalah pukulan keras dari atas kepala yang bertujuan langsung mematikan lawan. Teknik ini sering dilakukan saat menerima bola lambung.
9. Volley
Volley merupakan pukulan yang dilakukan sebelum bola memantul di lapangan. Teknik ini efektif digunakan saat bermain di area depan net.
10. Passing Shot
Passing shot adalah pukulan cepat dan akurat yang diarahkan melewati lawan yang sedang berada di dekat net. Teknik ini membutuhkan ketepatan dan timing yang baik.
Kenapa Pemula Wajib Menguasai Istilah Tenis Lapangan?
Memahami istilah tenis lapangan membantu pemula berkomunikasi lebih baik dengan pelatih, memahami strategi permainan, dan menikmati pertandingan tanpa kebingungan. Selain itu, penguasaan istilah dasar juga mempercepat proses belajar teknik dan taktik di lapangan. (fin)
Editor : AA Arsyadani