Jawa Pos Radar Lawu - Tenis lapangan bukan sekadar olahraga raket biasa. Permainan ini menuntut koordinasi, ketahanan fisik, strategi, dan teknik yang tepat.
Tak heran jika tenis lapangan digemari banyak kalangan, mulai dari olahraga rekreasi hingga kompetisi profesional.
Bagi pemula, memahami cara bermain tenis lapangan secara benar sejak awal sangat penting.
Selain membantu meningkatkan performa, pemahaman dasar juga mampu mengurangi risiko cedera dan membuat permainan terasa lebih menyenangkan.
Berikut panduan lengkap dan mudah dipahami yang bisa kamu jadikan pegangan sebelum turun ke lapangan.
Persiapan Penting Sebelum Bermain Tenis Lapangan
Sebelum mulai memukul bola, ada beberapa hal mendasar yang perlu diperhatikan agar tubuh dan perlengkapan benar-benar siap.
Pemanasan untuk Menghindari Cedera
Pemanasan menjadi langkah wajib sebelum bermain tenis. Aktivitas ini berfungsi melenturkan otot dan mempersiapkan sendi menghadapi gerakan cepat. Lakukan jogging ringan, diikuti peregangan pada lengan, bahu, punggung, dan kaki selama beberapa menit.
Mengenal Lapangan Tenis
Ukuran lapangan tenis telah distandarkan oleh International Tennis Federation. Untuk pertandingan tunggal, lapangan memiliki panjang 23,77 meter dan lebar 8,23 meter. Sementara pada pertandingan ganda, lebarnya bertambah menjadi 10,97 meter.
Permukaan lapangan juga memengaruhi gaya bermain. Lapangan keras menghasilkan pantulan sedang hingga cepat, lapangan tanah liat membuat bola bergerak lebih lambat, sedangkan lapangan rumput terkenal dengan pantulan yang cepat dan licin.
Fungsi Net dalam Permainan
Net berperan sebagai pembatas utama antara dua area permainan. Tinggi net di bagian tengah adalah 91,4 cm, sedangkan di sisi tiang mencapai 106,7 cm.
Bola dan Raket Tenis
Bola tenis terbuat dari karet yang dilapisi serabut berwarna kuning kehijauan dengan standar pantulan tertentu. Sementara itu, pemilihan raket harus disesuaikan dengan usia dan kekuatan tangan. Raket yang terlalu berat bisa mempercepat kelelahan dan meningkatkan risiko cedera.
Perlengkapan Pendukung
Gunakan pakaian olahraga yang nyaman dan menyerap keringat. Sepatu tenis juga harus disesuaikan dengan jenis lapangan agar cengkeraman optimal. Jika diperlukan, pelindung sendi dapat membantu menjaga keamanan tubuh.
Teknik Dasar Tenis Lapangan yang Wajib Dikuasai Pemula
Menguasai teknik dasar akan sangat membantu pemula beradaptasi dengan ritme permainan.
Pegangan Raket
Pegangan raket menentukan arah dan kekuatan pukulan. Continental grip cocok untuk pemula karena fleksibel untuk berbagai pukulan. Eastern grip mampu menghasilkan topspin yang seimbang, sementara Western grip menghasilkan topspin maksimal namun lebih sulit dikuasai.
Posisi Siap
Posisi siap dilakukan dengan tubuh sedikit condong ke depan, lutut ditekuk, dan raket berada di depan badan. Sikap ini memudahkan pemain bereaksi cepat terhadap bola lawan.
Jenis-Jenis Pukulan
Servis menjadi pukulan pembuka dalam setiap poin. Setelah itu, pemain akan melakukan return of serve untuk mengembalikan bola. Groundstroke dilakukan setelah bola memantul, sementara volley dilakukan sebelum bola menyentuh lapangan. Untuk permainan menyerang, approach shot sering digunakan sebelum diakhiri dengan volley di depan net.
Cara Bermain dan Sistem Skor Tenis Lapangan
Permainan tenis menggunakan sistem game dan set. Dalam satu pertandingan, umumnya dimainkan maksimal tiga set. Pemain yang memenangkan dua set lebih dulu dinyatakan sebagai pemenang.
Urutan perhitungan poin dalam satu game adalah 15, 30, 40, lalu game. Untuk memenangkan satu set, pemain harus meraih enam game dengan selisih minimal dua game. Jika skor imbang 6-6, maka pertandingan dilanjutkan dengan tie break hingga salah satu pemain unggul dua poin.
Tips Agar Permainan Tenis Lebih Optimal
Lakukan pemanasan dan pendinginan secara rutin.
Latih teknik dasar secara konsisten dengan intensitas bertahap.
Jaga hidrasi tubuh dengan cukup minum air putih.
Gunakan perlengkapan sesuai standar dan kondisi lapangan.
Dengan memahami cara bermain tenis lapangan secara menyeluruh, pemula dapat bermain lebih percaya diri, aman, dan menikmati setiap reli. Konsistensi latihan dan teknik yang benar menjadi kunci peningkatan kemampuan dari waktu ke waktu. (fin)
Editor : AA Arsyadani