Jawa Pos Radar Lawu – Apakah lemari pakaian Anda masih dipenuhi celana jins ketat alias skinny jeans? Jika iya, mungkin sudah saatnya Anda mulai move on.
Tahun 2026 diprediksi menjadi tahun matinya tren celana ketat yang menyiksa.
Berdasarkan laporan terbaru, tren busana berbahan denim kini bergeser total ke arah potongan longgar (loose fit), santai, dan mengutamakan kenyamanan.
Country Marketing Lead PT Levi Strauss Indonesia, Stiffen Andika, mengungkapkan fakta menarik dari Merchandise Report Indonesia 2025.
Konsumen tanah air kini tidak lagi mau "menderita" demi gaya. Mereka lebih memilih busana yang sopan, fleksibel, dan enak dipakai bergerak seharian.
"Tren denim global 2026 mencerminkan pergeseran menuju siluet longgar. Ini tentang denim yang mendukung cara orang benar-benar hidup, bukan sekadar bagaimana mereka ingin terlihat," ujar Stiffen, Selasa (13/1).
Baca Juga: Jatim Panen Wisatawan! Tembus 19,8 Juta Perjalanan selama Nataru, Sarangan Masuk Top List Favorit
Selamat Tinggal Celana Pensil
Era celana straight, slim, apalagi skinny yang sempat merajai pasar belasan tahun terakhir, kini mulai ditinggalkan.
Masyarakat kini lebih aware dengan kenyamanan.
Celana gombrong atau wide-leg dianggap lebih mewakili karakter orang Indonesia yang aktif namun tetap ingin terlihat sopan.
"Temuan kami menunjukkan masyarakat semakin menghargai kenyamanan, kesopanan, dan fleksibilitas," tambahnya.
Baca Juga: Perawatan Mobil Manual vs Metik, Mana yang Lebih Hemat?
Estetika Buluk dan Tumpuk-Tumpuk
Selain potongan yang makin lebar, estetika visualnya juga berubah.
Tahun ini, denim dengan tampilan lived-in atau pudar (belel) justru makin dicari. Kesan vintage dan "usang" ini dinilai memberikan karakter yang kuat.
Tak hanya itu, gaya layering atau tumpuk-tumpuk juga bakal hits.
Konsep denim-on-denim (atasan jaket denim dipadu celana jins) dengan tekstur berbeda diprediksi akan menjadi "seragam" wajib anak muda tahun ini.
Lantas, dari mana datangnya tren celana gombrong ini? Jawabannya tak jauh-jauh dari kiblat fesyen Asia saat ini, Korea Selatan.
Laporan tersebut menyoroti betapa kuatnya pengaruh budaya pop Korea (KPop) dan drama Korea (Drakor). Apa yang dipakai oleh idol KPop—yang belakangan sering tampil dengan celana baggy dan oversized—langsung menjadi rujukan utama konsumen di Indonesia dalam berbelanja.
Jadi, sudah siap menyingkirkan celana ketat Anda dan beralih ke yang lebih loose? (naz)
Editor : Mizan Ahsani