Jawa Pos Radar Lawu - Industri K-pop dikenal sebagai mesin hiburan global bernilai miliaran dolar.
Album terjual jutaan kopi, konser sold out di berbagai negara, dan kontrak iklan bernilai fantastis. Namun, di balik sorotan lampu panggung, gaji idol K-pop tidak selalu seindah yang dibayangkan.
Pendapatan seorang idol tidak semata ditentukan oleh popularitas, tetapi sangat bergantung pada sistem pembagian pendapatan agensi Korea Selatan, seperti YG Entertainment, JYP Entertainment, dan SM Entertainment.
Inilah fakta yang sering luput dari perhatian penggemar.
Bagaimana Sistem Gaji Idol K-Pop Bekerja?
Berbeda dengan profesi konvensional, idol K-pop tidak hanya mengandalkan gaji bulanan.
Penghasilan mereka berasal dari berbagai sumber yang diatur ketat dalam kontrak agensi.
Secara umum, pendapatan idol berasal dari:
-
Gaji bulanan tetap
-
Bagi hasil konser dan penjualan album
-
Endorsement dan iklan
-
Penampilan di acara televisi dan variety show
Namun, seluruh pendapatan tersebut tidak diterima penuh oleh idol.
Agensi mengambil porsi besar sebagai pengganti biaya pelatihan, promosi, produksi, hingga manajemen.
Baca Juga: Verge Motorcycles Pakai Baterai Solid-State, Isi Daya 10 Menit Tempuh Hampir 300 Km
Perbedaan Sistem Gaji di Agensi Besar K-Pop
1. YG Entertainment: Ketat dan Berisiko Tinggi
YG dikenal dengan sistem pembagian pendapatan yang paling keras. Idol umumnya hanya menerima sekitar 10 persen, sementara agensi mengambil sisanya.
Idol baru atau kurang populer bisa menerima gaji bulanan sekitar 1–3 juta won, sedangkan idol papan atas seperti BLACKPINK bisa meraih gaji jauh lebih besar. Meski demikian, pendapatan terbesar justru datang dari endorsement internasional, yang kadang memiliki skema pembagian berbeda.
2. JYP Entertainment: Lebih Seimbang dan Stabil
Dibandingkan YG, JYP Entertainment dikenal lebih ramah terhadap idol. Sistem bagi hasil berada di kisaran 20–30 persen untuk idol, menjadikannya salah satu agensi dengan pembagian relatif adil.
Idol JYP umumnya menerima gaji bulanan 2–5 juta won, dan bisa melonjak tajam bagi grup besar seperti TWICE, Stray Kids, dan ITZY, terutama dari konser dan iklan global.
3. SM Entertainment: Besar, Stabil, tapi Ketat
Sebagai agensi legendaris, SM Entertainment menaungi banyak grup ikonik. Namun, pembagian pendapatan cenderung menguntungkan agensi.
Idol biasanya menerima sekitar 10–15 persen dari total pendapatan. Gaji bulanan berada di kisaran 2–5 juta won, dan meningkat signifikan bagi grup besar seperti EXO, Red Velvet, dan NCT, terutama dari tur dunia dan penjualan album.
Sumber Pendapatan Tambahan Idol K-Pop
Selain gaji dan bagi hasil utama, idol juga memperoleh pemasukan dari:
-
Konser internasional, yang menjadi sumber uang terbesar
-
Kontrak endorsement, terutama merek global
-
Penjualan album dan merchandise
-
Variety show, drama, dan program televisi
Idol kelas atas bisa menghasilkan jutaan dolar per tahun, sementara idol rookie sering kali harus bertahun-tahun sebelum benar-benar merasakan keuntungan finansial.
Fakta Penting di Balik Gaji Idol K-Pop
-
Idol baru sering belum menikmati hasil besar karena masih menutup biaya pelatihan
-
Popularitas grup sangat menentukan pendapatan individu
-
Endorsement adalah sumber uang paling menguntungkan
-
Sistem kontrak sangat berbeda di tiap agensi
Pada akhirnya, hanya idol yang berhasil menembus puncak industri, seperti BLACKPINK, EXO, atau TWICE, yang benar-benar menikmati kemewahan finansial.
Bagi idol lain, perjalanan menuju stabilitas ekonomi bisa sangat panjang dan penuh pengorbanan. (fin)
Editor : AA Arsyadani