Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Dari Rutan ke Neraka Nusakambangan! Ammar Zoni Diseret ke Sel ‘High Risk’ Super Maksimum, Apa Sebenarnya Artinya?

Oktaviani Sindy • Kamis, 16 Oktober 2025 | 22:41 WIB
Ammar Zoni resmi dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan usai ketahuan mengedarkan narkoba dari dalam Rutan Salemba.
Ammar Zoni resmi dipindahkan ke Lapas Super Maximum Security Nusakambangan usai ketahuan mengedarkan narkoba dari dalam Rutan Salemba.

Jawa Pos Radar Lawu - Aktor Ammar Zoni resmi “dibuang” ke Lapas Super Maximum Security Karanganyar, Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah, Kamis (16/10/2025). 

Pemindahan itu dilakukan usai sang pesinetron kembali terjerat kasus narkoba dan tertangkap mengedarkan sabu serta tembakau sintetis dari dalam Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Kepala Lapas Karanganyar, Riko Purnama Candra, mengonfirmasi bahwa Ammar kini menempati sel isolasi khusus dengan sistem one man one cell (satu orang satu sel). 

“Langsung dimasukkan ke sel, karena di sini pengamanan super maksimum,” ujarnya.

Ammar tiba di Nusakambangan sekitar pukul 07.43 WIB bersama lima narapidana berisiko tinggi (high risk) lainnya, dikawal ketat dengan pengamanan berlapis dari Jakarta menuju Cilacap.

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkumham, Rika Aprianti, menyebut langkah ini sebagai bentuk ketegasan negara terhadap napi berisiko tinggi. 

“Lapas Karanganyar masuk kategori supermaximum security. Semua napi menempati sel tunggal dan wajib melalui tahapan administrasi serta pemeriksaan kesehatan sebelum masuk,” jelas Rika.

Meski diisolasi, kegiatan pembinaan tetap berjalan, setiap napi diberi waktu satu jam sehari untuk olahraga ringan atau sekadar berangin-angin. 

“Aktivitas keagamaan dan pembinaan kepribadian tetap dilakukan di ruang masing-masing, dengan pendamping yang memantau secara berkala,” bebernya.

Evaluasi dilakukan setiap enam bulan untuk menilai perubahan perilaku narapidana.

“Kalau menunjukkan kemajuan, bisa turun level pengamanan. Kalau belum, tetap di sel super maksimum,” tegas Rika.

Pemindahan Ammar juga menjadi peringatan keras bagi napi-napi lain. 

“Ini bukti keseriusan kami, tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat peredaran narkoba, termasuk pesohor,” tandasnya.

Sebelumnya, Ammar tertangkap mengedarkan sabu dan ganja sintetis dari dalam Rutan Salemba. Ia beraksi bersama lima rekan napi menggunakan aplikasi Zangi untuk mengatur transaksi dengan pihak luar.

Kini, perjalanan karier Ammar Zoni berakhir di balik jeruji baja Nusakambangan — pulau yang dijuluki “penjara para legenda kelam.”

“Prinsip kami jelas, keamanan dan pembinaan berjalan seimbang, agar mereka bisa benar-benar berubah.” tutup Rika. (okta)

Editor : Riana M.
#kasus narkoba #penjara khusus #karanganyar #ammar zoni #narkoba #sel isolasi #kepala lapas