Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

7 Kuliner Khas Cirebon Paling Legendaris yang Wajib Kamu Coba Saat Liburan, Dari Tahu Gejrot hingga Empal Gentong Favorit Wisatawan

Sukma Maharani Putri • Kamis, 25 September 2025 | 23:35 WIB

 

 

Nasi jamblang terkenal dengan penyajian menggunakan alas daun jati.
Nasi jamblang terkenal dengan penyajian menggunakan alas daun jati.

Jawa Pos Radar Lawu - Liburan ke Cirebon tidak hanya soal wisata budaya dan sejarah, tetapi juga soal kuliner khasnya yang menggugah selera.

Kota Udang ini punya deretan makanan legendaris yang sulit ditemukan di kota lain.

Dari jajanan tradisional hingga hidangan berat, setiap menu menghadirkan cita rasa otentik yang sayang untuk dilewatkan.

Berikut rekomendasi kuliner khas Cirebon yang wajib kamu coba!

1. Tahu Gejrot

Hidangan ringan ikonik Cirebon ini dibuat dari tahu goreng kopong yang dipotong kecil-kecil, lalu disiram kuah khas berbahan gula merah, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit.

Perpaduan manis, pedas, dan asam langsung menggoyang lidah.

Tahu gejrot biasanya disajikan dalam cobek tanah liat kecil, menambah kesan tradisional.

Salah satu lokasi populer menikmatinya adalah Tahu Gejrot Kanoman di Jl. Kanoman, Cirebon.

Harga: sekitar Rp7.500/porsi

Baca Juga: 7 Hotel Murah di Pemalang dengan Fasilitas Nyaman, Strategis untuk Liburan Keluarga dan Perjalanan Bisnis

2. Nasi Jamblang (Sega Jamblang)

Nasi jamblang terkenal dengan penyajian menggunakan alas daun jati.

Lauknya disajikan prasmanan, mulai dari tempe, ayam goreng, telur dadar, paru, hingga sate kentang.

Warung Nasi Jamblang Ibu Nur yang berdiri sejak 1970-an menjadi tujuan favorit wisatawan maupun warga lokal.

Harga: Rp20.000 – Rp50.000/porsi

Lokasi: Jl. Cangkring, Kejaksan, Kota Cirebon

3. Empal Gentong

Hidangan khas ini mirip gulai, berisi daging sapi, babat, kikil, atau usus, dengan kuah santan gurih penuh rempah.

Empal gentong dimasak dalam gentong tanah liat menggunakan kayu bakar, sehingga aromanya khas.

Warung Empal Gentong H. Apud menjadi salah satu yang paling legendaris.

Harga: Rp25.000/porsi

Lokasi: Jl. Tuparev, Jl. Juanda, dan Pasar Batik Trusmi

4. Docang

Docang adalah kuliner tradisional langka yang cocok untuk sarapan.

Terdiri dari lontong, tauge, daun singkong rebus, parutan kelapa, dan siraman bumbu oncom hangat.

Rasanya gurih dan menyegarkan. Menu ini mudah ditemukan di sekitar Pasar Kanoman dan alun-alun Cirebon.

Harga: Rp10.000 – Rp15.000/porsi

Baca Juga: 10 Lifehack Dapur Anti Ribet untuk Menghemat Waktu Masak, Tips Nomor 6 Pasti Kamu Gak Pernah Nyangka!

5. Nasi Lengko

Sekilas mirip pecel, nasi lengko berisi tahu, tempe, tauge, mentimun, dan daun kucai.

Siraman bumbu kacang serta taburan bawang goreng membuatnya sederhana namun nikmat. Warung Nasi Lengko H. Barno di Jl. Pagongan termasuk yang populer.

Harga: Rp12.000 – Rp20.000/porsi

6. Mie Koclok

Kuliner unik khas Cirebon ini menggunakan mie kuning dengan kuah kental berbahan santan dan kaldu ayam.

Dilengkapi suwiran ayam, tauge, kol, telur, dan bawang goreng, mie koclok cocok disantap hangat di malam hari. Salah satu warung yang terkenal adalah Mie Koclok Panjunan.

Harga: Rp15.000 – Rp20.000/porsi

Jadi, saat berkunjung ke Cirebon, jangan lupa melengkapi perjalananmu dengan tahu gejrot, nasi jamblang, empal gentong, docang, nasi lengko, dan mie koclok.

Bukan hanya kenyang, kamu juga akan membawa pulang pengalaman rasa otentik khas Kota Udang. (fin)

 

Editor : AA Arsyadani
#kuliner cirebon #nasi jamblang #nasi lengko #wisata cirebon #tahu gejrot