Jawa Pos Radar Lawu – Selama bertahun-tahun Denmark dikenal sebagai salah satu negara paling bahagia di dunia.
Rahasianya? Denmark punya gaya hidup yang disebut hygge (dibaca: hoo-ga). Sebuah filosofi hidup yang menekankan kenyamanan, kebersamaan, dan menikmati hal-hal sederhana.
Istilah ini berasal dari bahasa Norwegia kuno yang berarti kesejahteraan dan mulai dikenal di Denmark sejak akhir abad ke-18.
Bagi orang Denmark, hygge bukan sekadar tren media sosial, tetapi cara hidup yang menjaga kesehatan mental dan kualitas hubungan sosial.
Arti Hygge Lifestyle
Hygge adalah seni menciptakan suasana hangat, nyaman, dan penuh kebersamaan, baik di rumah maupun di luar ruangan.
Prinsip utamanya adalah melambatkan tempo hidup, hadir sepenuhnya pada momen yang sedang dijalani, dan menghindari distraksi yang menguras energi.
Contohnya, duduk di sudut rumah yang nyaman dengan secangkir kopi atau teh, menyalakan lilin beraroma, makan malam bersama keluarga atau berjalan santai di taman tanpa terburu-buru.
Elemen Penting dalam Hygge
Baca Juga: Layanan Baru: Dana Pensiun Taspen Kini Bisa Diambil di Kantor Pos !
Gaya hidup orang Denmark ini punya beberapa elemen penting
- Suasana Nyaman & Hangat
Seperti penggunaan cahaya lilin, lampu temaram, furnitur kayu, selimut lembut, dan warna interior netral.
Kebersamaan Tanpa Gangguan
Menikmati waktu berkualitas bersama keluarga/teman tanpa perangkat elektronik.
- Kenikmatan Sederhana
Makanan rumahan hangat seperti sup, roti panggang, kue, dan minuman seperti kopi atau gløgg (anggur rempah khas Skandinavia).
- Kegiatan yang Menenangkan
Seperti membaca, merajut, berkebun, atau jalan kaki di alam.
- Menghargai Momen Sehari-hari
Mulai dari piknik di musim panas hingga malam santai di rumah saat musim dingin.
Hygge Punya Manfaat untuk Kesehatan Mental
Menurut berbagai studi kesejahteraan, gaya hidup hygge dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan.
Gaya hidup ini dapat meningkatkan kualitas hubungan sosial, mendorong rasa syukur dan mindfulness hingga memperkuat rasa aman dan kepuasan hidup.
Jadi, tidak heran kalau filosofi ini menjadi bagian dari budaya Denmark.
Budaya ini mengutamakan keharmonisan dan menghindari konflik, yang pada akhirnya berkontribusi pada peringkat kebahagiaan negara tersebut.
Hygge Bisa Diterapkan di Mana Saja
Hygge tidak membutuhkan iklim dingin seperti di Denmark untuk diterapkan. Siapa pun, di mana pun, bisa mempraktikkannya.
Caranya sederhana, seperti dengan:
- Ciptakan sudut nyaman di rumah.
- Matikan ponsel saat berkumpul dengan orang terdekat.
- Nikmati makanan dan minuman hangat.
- Sisihkan waktu untuk relaksasi tanpa distraksi.
Dengan filososfi ini, kami bisa menikmati hidup yang lebih damai, nyaman, dan bermakna. (*)
Editor : Riana M.