Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Wisata Religi di Kudus: Menelusuri Jejak Sejarah dan Spiritualitas di Kota Wali yang Sarat Makna

Sukma Maharani Putri • Kamis, 31 Juli 2025 | 23:15 WIB
Makam Sunan Muria
Makam Sunan Muria

Jawa Pos Radar Lawu - Kudus bukan hanya dikenal sebagai kota kretek dan kuliner legendaris—tapi juga salah satu kota religi terpopuler di Jawa Tengah. Di sinilah jejak para wali dan akulturasi budaya hidup berdampingan dengan damai.

Kalau kamu ingin berwisata sambil memperdalam sisi spiritual atau hanya sekadar meresapi ketenangan jiwa, Kudus punya banyak destinasi religi yang wajib masuk bucket list!

1. Klenteng Hok Ling Bio – Harmoni Budaya Tionghoa & Kudus yang Menyejukkan

Lokasi: Jl. Madurekso No.2, Pejaten, Langgardalem, Kota Kudus

Ingin melihat sisi lain dari Kudus yang kaya akan akulturasi budaya? Klenteng Hok Ling Bio adalah jawabannya.

Terletak tak jauh dari Menara Kudus, klenteng ini berdiri megah dengan sejarah panjang sejak abad ke-15. Di balik arsitekturnya yang indah dan warna-warna mencolok, tersimpan nilai budaya dan spiritual yang mendalam.

Bangunan seluas 300 meter persegi ini dihiasi dengan motif naga dan singa, lambang kekuatan dalam budaya Tionghoa. Di pintu gerbangnya, kamu akan disambut oleh patung Kilin, makhluk mitologi yang dipercaya membawa keberuntungan.

Menariknya lagi, klenteng ini menghadap ke barat, sebuah keunikan tersendiri dalam penataan arsitektur klenteng di Indonesia.

Cocok dikunjungi saat Imlek, Cap Go Meh, atau saat kamu ingin memahami harmoni antaragama di Kota Kudus.

2. Makam Sunan Muria – Ziarah Spiritual di Puncak Pegunungan Muria

Lokasi: Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus
Akses: Jalan menanjak ±1.5 km, bisa dengan jalan kaki atau ojek ziarah

Kalau bicara soal wisata religi di Kudus, Makam Sunan Muria jelas jadi destinasi nomor satu.

Terletak di lereng Gunung Muria, lokasi makam ini menyuguhkan pemandangan alam yang sejuk dan tenang, sangat cocok untuk merenung dan refleksi diri. Perjalanan menuju makam pun memberikan pengalaman spiritual tersendiri, karena pengunjung akan melewati jalan setapak yang menanjak—seolah menyimbolkan perjalanan spiritual kita menuju kebaikan.

Selain berziarah, kamu juga bisa menikmati suasana khas pedesaan dan wisata kuliner lokal di sepanjang jalur ziarah.

Bagi yang ingin suasana lebih syahdu, datanglah saat pagi atau menjelang senja, ketika kabut tipis menyelimuti perbukitan dan suara alam jadi satu-satunya musik yang menemani langkahmu. (fin)

Editor : AA Arsyadani
#kudus #klenteng kudus #makam sunan muria