Jawa Pos Radar Lawu - Kucing. Hewan paling sok cool yang suka tidur 18 jam sehari tapi tetap dicintai sejuta umat.
Tapi pernah gak kamu bayangin… gimana jadinya kalau si meong ini nyapres?
Kedengarannya gila? Jelas. Tapi kita bahas serius dikit-dikit yuk, biar seru!
Kucing: Wibawa Tanpa Usaha
Kalau ngomongin kharisma, kucing gak perlu usaha.
Tatapannya? Menyentuh.
Gaya jalannya? Elegan.
Bahkan pas lagi ngejar bayangan pun tetap kelihatan berkelas.
Menurut “Institut Imajinasi Nasional”, kucing punya banyak skill ala presiden:
-
Cuma ngeong dikit, manusia langsung nurut
-
Tetap tenang walau ada kekacauan (contoh: TV jatuh? Dia malah ngulet)
-
Jaringan sosial luas, tanpa perlu kampanye door-to-door
Baca Juga: Bingung Pilih Kucing? Kenali Dulu Sifat dan Kepribadiannya dari Warna Bulu!
Kampanye Gaya Kucing: Santuy Tapi Menyentuh
Bayangin poster kampanye berbunyi:
"Meong untuk Negeri, Lebih Banyak Tidur, Lebih Sedikit Drama!"
Pencitraan? Gak perlu. Follower IG-nya udah jutaan.
Apakah netizen suka? Banget.
Visi Misi Seandainya Kucing Jadi RI 1
Kalau kucing jadi presiden, kira-kira isi janji politiknya begini:
1. Tidur siang wajib 3 kali sehari (biar semua chill)
2. Kasur empuk gratis di tiap sudut kota
3. Makanan basah subsidi penuh, tuna dan ayam only
4. Pelatihan nasional: Kapan elus kucing, kapan jangan ganggu
Rakyat pasti tenang… atau malah makin malas?
Baca Juga: Bukan Sulap, Bukan Make Up: Kilau Bulu Kucing Bengal Ini Murni Genetik!
Masalah yang Mungkin Terjadi (dan Pasti Kocak)
Gak semua hal berjalan mulus kalau kucing memimpin:
-
Rapat kabinet gagal fokus karena presiden-nya tidur di atas dokumen penting
-
Kebijakan berubah tiap mood, sesuai posisi tidur terakhir
-
Sofa kantor negara jadi korban cakaran setiap hari
Susah juga ya kalau pemimpinnya terlalu independent.
Baca Juga: Sofa di Rumahmu Rusak Gara-Gara Kucing? Simak 5 Cara Cerdas Menyelamatkan Furnitur Kesayanganmu!
Jadi… Bisa Gak Sih Kucing Jadi Presiden?
Secara hukum: NO.
Secara logika: BIG NO.
Tapi secara imajinasi? WHY NOT!
Toh, di rumah-rumah kita, diam-diam kucing udah jadi penguasa.
Mereka gak perlu kampanye.
Cukup nempel, ngeong, dan tidur di laptop kita.
Dan kita? Tetap nurut.
Hmmm… kayaknya dunia memang udah dikuasai meong. (fin)
Editor : AA Arsyadani