Jawa Pos Radar Lawu - Sistem pendingin punya peran penting menjaga suhu mesin tetap stabil. Kalau sampai bermasalah, efeknya bisa bikin mobil overheat dan mogok di tengah jalan.
Sistem pendingin wajib dicek secara berkala, apalagi kalau mobil sering dipakai di jalan berdebu.
Debu, karat, dan tumpukan mineral bisa menyumbat sistem dan membuat kinerja pendingin menurun drastis.
Langkah-Langkah Cek Sistem Pendingin Mobil yang Bisa Kamu Lakukan Sendiri
1. Cek Tangki Coolant (Reservoir)
Periksa apakah ketinggian cairan coolant berada di antara tanda “MAX” dan “MIN”. Kalau cairannya terlihat keruh, berlumpur, atau ada karat, itu tanda sistem pendingin butuh perhatian.
2. Tambah Coolant Jika Kurang
Kalau volume coolant kurang tapi masih jernih, kamu bisa menambahkannya hingga batas maksimal.
3. Buka Tutup Radiator saat Mesin Dingin
Buka tutup radiator hanya saat mesin dingin untuk menghindari semburan uap panas. Tekan ke bawah, lalu putar berlawanan arah jarum jam hingga lepas.
4. Cek Kondisi Tutup Radiator
Perhatikan apakah ada karat, retakan, atau kotoran pada bagian seal tutup. Bersihkan kotoran yang menempel dengan tisu bersih.
Baca Juga: Ganti atau Kuras Oli? Ini Panduan Lengkap Biar Mobil Matic Nggak Cepat Rusak!
5. Periksa Bagian Dalam Radiator
Lihat kondisi cairan dalam radiator. Jika ada endapan karat atau cairan terlihat seperti putih berminyak, itu bisa jadi tanda radiator kotor atau ada kebocoran oli. Segera bawa ke bengkel untuk dicek lebih lanjut.
Kapan Harus ke Bengkel?
Kalau kamu menemukan coolant bercampur oli, kerak berlebihan di radiator, atau cairan terus berkurang, itu tandanya sistem pendingin butuh penanganan profesional. Segera bawa mobil ke bengkel sebelum overheat merusak mesin.
Cek sistem pendingin mobil itu gampang dan penting! Jangan tunggu mesin panas berlebih baru panik. Lakukan pemeriksaan ringan secara rutin agar mobil tetap prima dan jauh dari risiko mogok mendadak. (fin)
Editor : AA Arsyadani