Jawa Pos Radar Lawu - Kawasaki Ninja 150 M adalah salah satu varian paling unik dalam keluarga besar Ninja 150 series, yang diproduksi oleh PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) pada awal 2006 sebagai bagian dari penyegaran minor facelift.
Mengutip penjelasan dari Manual Book Ninja 150 yang diterbitkan KMI dan dikompilasi ulang oleh komunitas Ninja150Riders, kode “M” digunakan untuk menandai unit yang diproduksi pada tahun tersebut, dengan beberapa perbedaan estetika dan ergonomis dibanding model R maupun RR.
Berbeda dari Ninja R yang mengusung tampilan naked sport dan RR yang memakai fairing penuh agresif, Ninja 150 M hadir dengan konsep semi touring.
Desainnya menggunakan fairing depan minimalis dengan lampu bulat dan setang tinggi, membuat posisi berkendara lebih tegak dan nyaman.
Situs OtoInfo.id mencatat bahwa varian ini juga dibekali velg jari-jari dan jok tandem yang lebih tebal, menunjang kebutuhan berkendara jarak jauh—fitur yang saat itu tidak lazim untuk motor 2-tak sport di Indonesia.
Dari sisi performa, mesin Ninja 150 M tidak berbeda signifikan dibanding varian lain.
Baca Juga: Kawasaki Ninja SS: Motor Nostalgia yang Makin Langka, Ini 6 Alasan Kenapa Harganya Naik Terus!
Mengacu pada data teknis yang dicatat oleh Bikez.com, motor ini menggunakan mesin 149 cc 2-tak dengan sistem pendingin cair dan teknologi Super KIPS (Kawasaki Integrated Powervalve System), menghasilkan tenaga sekitar 22-23 hp.
Meski tidak segalak Ninja RR yang tembus 28 hp, karakter mesin Ninja M lebih linear dan bersahabat untuk pemula.
Produksi Ninja 150 M tidak berlangsung lama.
Menurut arsip resmi Kawasaki Global dan penuturan penggemar di forum Kawasaki Ninja Indonesia Enthusiast, unit dengan kode M hanya diproduksi dalam kurun waktu setahun sebelum akhirnya digantikan kode produksi selanjutnya (seperti N dan L).
Kelangkaan ini membuat Ninja M kini menjadi buruan kolektor, terutama yang masih memiliki kondisi orisinal, karena unit bekasnya semakin sulit ditemukan.(gar)
Editor : Tegar Rukmana