Jawa Pos Radar Lawu - Sejak diluncurkan oleh PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) pada tahun 1996, Kawasaki Ninja 150 Series langsung mencuri perhatian pencinta motor sport 2-tak di Indonesia.
Menurut data dari Wikipedia versi Bahasa Inggris, Ninja 150 merupakan kelanjutan dari tradisi motor sport ringan Kawasaki yang mengedepankan performa tinggi dan karakter agresif, ditenagai mesin 149 cc 2-tak silinder tunggal dengan sistem pendingin cairan.
Varian paling awal adalah Kawasaki Ninja 150 R (kode KR150C dan KR150J), yang dipasarkan antara 1996 hingga 2006 sebagai motor naked bike tanpa fairing.
Seperti dijelaskan dalam situs teknis MotorcycleSpecs.co.za, motor ini mengandalkan mesin 149 cc dengan sistem katup KIPS (Kawasaki Integrated Powervalve System), menghasilkan tenaga sekitar 22–24 hp.
Meski sederhana dari segi tampilan, varian ini dikenal tangguh dan cocok untuk pemula yang ingin merasakan performa motor 2-tak.
Kemudian hadir varian Kawasaki Ninja 150 RR, model full-fairing yang dirilis sejak 2002.
Menurut Bikez.com, RR memiliki desain aerodinamis dengan rem cakram ganda dan suspensi belakang Uni-Trak, serta mesin bertenaga hingga 28 hp.
RR menjadi model paling populer karena desainnya yang sporty dan performa tinggi yang cocok untuk trek lurus maupun harian.
Kawasaki juga pernah menghadirkan varian terbatas Ninja 150 RR SE (Special Edition) yang memiliki livery edisi khusus seperti tampilan ZX-10R atau livery MotoGP.
Dikutip dari katalog resmi Kawasaki Indonesia, edisi ini biasanya memiliki warna yang lebih mencolok dan beberapa komponen eksklusif seperti velg racing serta knalpot custom bawaan pabrik.
Sebelum RR lahir, Kawasaki telah memasarkan Ninja 150 SS atau juga dikenal sebagai Super KIPS, antara akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Seperti tercatat dalam dokumentasi komunitas Kawasaki Ninja 150 Indonesia, model ini sudah mengusung fairing penuh namun masih memakai desain membulat klasik dan panel instrumen analog.
Super KIPS menjadi pelopor teknologi katup pembuangan canggih untuk kelas 150 cc.
Untuk pasar luar negeri, terutama Malaysia dan Thailand, Kawasaki merilis varian Ninja 150 KRR ZX150.
Berdasarkan laporan BikesRepublic.com, motor ini dibuat sebagai versi CBU (Completely Built-Up) dengan tenaga mencapai 30 hp, speedometer kombinasi digital-analog, dan fitur modern seperti dual disc brake serta monoshock Uni-Trak.
Baca Juga: Dari R15 Sampai WR155, Ternyata Mesin Yamaha Vixion Banyak Dipakai di Banyak Motor! Baru Tahu?
Karena statusnya sebagai barang impor, model ini kini menjadi buruan kolektor.
Sementara itu, Ninja 150 M, N, dan L Series merupakan sebutan internal Kawasaki Indonesia untuk varian facelift ringan yang diluncurkan pada 2006–2011.
Menurut komunitas Ninja150.com, perbedaannya terletak pada grafis bodi, bentuk knalpot, dan warna rangka, tanpa perubahan besar di sektor mesin.
Dengan dihentikannya produksi pada 2015 akibat regulasi Euro 3, seperti dijelaskan langsung oleh General Manager Marketing KMI, Yusuke Shimada melalui wawancara di situs NaikMotor.com, seluruh varian Ninja 150 2-tak kini menjadi barang koleksi yang makin langka.
Keunikan desain, suara knalpot menggelegar, dan performa buasnya tetap membuatnya dikenang sebagai "raja jalanan" era 2000-an. (gar)
Editor : Tegar Rukmana