Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Kawasaki Ninja 150 Series : Motor Legendaris yang Kini Diburu Kolektor karena Tenaga Buas dan Desain Ikonik! Ini Spesifikasinya

Tegar Rukmana • Rabu, 11 Juni 2025 | 23:42 WIB
Kawasaki Ninja 150 SS dengan teknologi KIPS jadi primadona 2-tak yang diburu kolektor sejak produksinya dihentikan tahun 2015.
Kawasaki Ninja 150 SS dengan teknologi KIPS jadi primadona 2-tak yang diburu kolektor sejak produksinya dihentikan tahun 2015.

Jawa Pos Radar Lawu - Kawasaki Ninja 150 Series adalah motor sport 2-tak legendaris yang masih menjadi incaran kolektor dan pehobi otomotif hingga kini.

Pertama kali dirilis oleh PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) pada tahun 1996, motor ini mengandalkan mesin 2-tak 149 cc satu silinder berpendingin cairan yang mampu menghasilkan tenaga besar di kelasnya.

Menurut data dari situs resmi Kawasaki Global dan laman spesialis spesifikasi motor MotorcycleSpecs.co.za, tenaga maksimal Ninja 150 mencapai 28 hp pada 11.000 rpm, sementara torsinya tembus 20 Nm di 9.000 rpm—angka yang sangat agresif untuk ukuran mesin 150 cc.

Baca Juga: Kawasaki Ninja SS: Motor Nostalgia yang Makin Langka, Ini 6 Alasan Kenapa Harganya Naik Terus!

Salah satu teknologi kunci yang membuat Ninja 150 unggul adalah penggunaan sistem KIPS (Kawasaki Integrated Powervalve System) yang mengatur katup buang agar performa tetap maksimal di berbagai putaran mesin.

Fitur ini membuat akselerasi Ninja 150 sangat responsif, cocok untuk penggunaan harian maupun ajang balap trek lurus atau drag race.

Selain itu, menurut Wikipedia, varian Ninja 150RR merupakan versi yang paling populer karena tampilannya agresif, fairing penuh, dan grafis sporty khas Kawasaki.

Baca Juga: Bukan Suzuki Satria FU! Yamaha Jupiter MX Lama Punya Sejarah Panjang di Balap Jalanan, Ini Variannya yang Dulu Jadi Primadona

Meski demikian, perjalanan Ninja 150 2-tak harus terhenti pada tahun 2015. Hal ini dikarenakan ketatnya regulasi emisi gas buang Euro-3 yang diberlakukan pemerintah Indonesia sejak 1 Agustus 2015.

Berdasarkan informasi dari laman Wikipedia dan situs Kawasaki Indonesia, motor 2-tak seperti Ninja 150 sulit memenuhi batas ambang emisi gas buang yang ditentukan, yakni HC maksimal 0,8 g/km, NOx 0,15 g/km, dan CO 2,0 g/km.

Karena itu, KMI resmi menghentikan produksi seluruh varian Ninja 150.

Baca Juga: Banyak Yang Belum Tahu! Ternyata Mesin Yamaha Jupiter MX 135 dan Vixion Beda Total? Ini Fakta yang Sering Disalahpahami

Uniknya, meski tak lagi diproduksi, pamor Ninja 150RR justru melonjak.

Di pasaran motor bekas, unit dengan kondisi orisinal kini dihargai tinggi, bahkan bisa menembus angka puluhan hingga ratusan juta rupiah untuk unit kolektor atau edisi spesial seperti KRR ZX150 SE.

Menurut wawancara yang dikutip dari komunitas pengguna Ninja di forum otomotif NinjaIndonesia.com, motor ini masih dipakai untuk ajang balap dan koleksi pribadi karena suara knalpot 2-tak yang khas dan sensasi berkendara yang tak tergantikan. (gar)

Editor : Tegar Rukmana
#legendaris #ninja #kolektor #Primadona #kawasaki