Jawa Pos Radar Lawu - Bajaj Chetak bukan sekadar kendaraan roda dua. Ia adalah simbol mobilitas rakyat India sejak tahun 1972, sekaligus bagian dari sejarah transportasi modern di Asia Selatan.
Nama “Chetak” sendiri diambil dari kuda legendaris milik Maharana Pratap, pejuang Rajput abad ke-16, yang melambangkan keberanian dan ketangguhan.
Skuter ini diproduksi oleh Bajaj Auto, awalnya di bawah lisensi Piaggio dengan basis desain dari Vespa Sprint asal Italia.
Menurut laporan Autocar India, Bajaj Chetak diluncurkan dengan mesin 145 cc 2-tak dan transmisi manual empat percepatan, menjadikannya favorit masyarakat kelas menengah karena irit, tangguh, dan mudah dirawat.
Pada puncak popularitasnya di era 1980-an hingga awal 1990-an, Chetak tak hanya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tapi juga dijadikan bagian dari mas kawin.
Saking populernya, masa tunggu pembelian skuter ini bisa mencapai 10 tahun, seperti dikutip dari laporan HDFC Ergo.
Baca Juga: Vespa Pakai Sidecar? Ini Cerita Skuter Klasik dengan Sespan yang Bikin Para kolektor Melirik!
Chetak menjelma menjadi simbol status sosial, terutama di era sebelum hadirnya motor sport Jepang di pasar India.
Namun, seperti banyak skuter klasik lain, masa kejayaan Bajaj Chetak mulai meredup seiring meningkatnya dominasi sepeda motor empat langkah dari pabrikan Jepang.
Bajaj Auto menghentikan produksinya pada 2005 dan fokus mengembangkan motor sport seperti Pulsar dan Discover.
Tapi cerita Chetak belum berakhir. Pada tahun 2019, Bajaj menghidupkan kembali nama ini dalam bentuk skuter listrik.
Menurut situs resmi Chetak.com, versi terbaru hadir dengan motor listrik BLDC 4 kW, baterai lithium-ion 2,9 kWh, jangkauan hingga 123 km, dan fitur modern seperti konektivitas aplikasi smartphone, mode berkendara, dan panel digital.
Desainnya tetap mempertahankan garis retro khas Vespa Italia—membulat, elegan, dan ceper—namun ditambah sentuhan modern seperti lampu LED dan bodi full metal.
Baca Juga: Vespa Rally 200, Skuter Klasik Langka yang Bisa Ngebut 115 Km/Jam! Pantas Jadi Buruan Kolektor?
Dilansir dari BikeDekho, Bajaj Chetak versi elektrik dijual mulai dari ₹1.15 lakh di India atau sekitar Rp21 juta jika dikonversi ke Rupiah, menjadikannya skuter listrik premium dengan warisan sejarah yang kuat.
Dengan kembalinya Chetak dalam versi nol emisi, Bajaj menunjukkan bahwa warisan bisa dikemas ulang untuk masa depan.
Skuter ini bukan hanya nostalgia, tetapi juga solusi mobilitas urban yang ramah lingkungan dan penuh gaya. (gar)
Editor : Tegar Rukmana