Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Dibandingin Terus Sama Vespa, Emangnya Lambretta Gak Punya Gengsi? Ini Fakta Sejarahnya yang Bikin Kaget!

Tegar Rukmana • Senin, 26 Mei 2025 | 03:51 WIB
Lambretta V125 Special hadir dengan desain retro maskulin khas Italia, siap menantang dominasi Vespa di jalanan urban.
Lambretta V125 Special hadir dengan desain retro maskulin khas Italia, siap menantang dominasi Vespa di jalanan urban.

Jawa Pos Radar Lawu - Nama Vespa kerap jadi simbol kemewahan dan gaya hidup retro di jalanan kota-kota besar Indonesia.

Namun, sedikit yang menyadari bahwa ada satu merek yang lahir dari akar sejarah dan desain yang sama kuatnya dengan Vespa, yaitu Lambretta.

Kedua merek legendaris ini berasal dari Italia dan lahir hampir bersamaan pasca Perang Dunia II.

Dikutip dari laman resmi Lambretta UK, Lambretta pertama kali diproduksi oleh perusahaan Innocenti pada tahun 1947 di Milan—hanya selang satu tahun dari kelahiran Vespa oleh Piaggio.

Sejak awal, Lambretta hadir sebagai penantang serius Vespa di Italia, dikenal dengan rangka tubularnya yang kokoh serta desain industrial yang lebih maskulin.

Saat ini, Lambretta kembali hadir di Indonesia melalui model-model seperti Lambretta V125 Special, yang ditujukan untuk konsumen urban yang ingin tampil beda.

Seperti dijelaskan oleh ZigWheels Indonesia, V125 hadir dengan desain semi-monocoque berbahan baja tebal 1,2 mm yang memberi kesan tangguh sekaligus elegan.

Spatbor depan tersedia dalam dua versi, yakni model “Fixed” yang menyatu dengan bodi dan model “Flex” yang bisa bergerak mengikuti suspensi—fitur khas yang tidak dimiliki Vespa.

Desain Lambretta secara umum tampil lebih tajam dan modern-retro, menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang tidak ingin “ikut-ikutan” tren Vespa.

Dari sisi harga, Lambretta V125 Special dibanderol Rp 44,5 juta on the road Jakarta, jauh lebih murah dibanding Vespa Primavera 150 i-Get ABS yang dijual antara Rp 54–56 juta, sebagaimana tercantum dalam data Oto.com.

Dengan selisih harga lebih dari Rp 10 juta, konsumen bisa mendapatkan skuter retro dengan spesifikasi layak, fitur modern seperti panel instrumen digital dan lampu full LED, serta sistem pengereman cakram depan dan belakang dengan Combi Brake System (CBS).

Sementara Vespa memang unggul dalam jaringan layanan purnajual dan komunitas pengguna yang besar, Lambretta perlahan mulai membangun kembali basis penggemarnya di Indonesia.

Beberapa komunitas Lambretta telah aktif menggelar riding santai, kopdar, dan diskusi seputar sejarah maupun restorasi skuter klasik.

Hal ini menunjukkan bahwa Lambretta bukan sekadar merek tempelan, melainkan produk dengan identitas historis yang kuat dan pengikut setia di kalangan pencinta skuter retro sejati.

Dengan segala fakta tersebut, klaim bahwa Lambretta kalah gengsi dari Vespa patut dipertanyakan.

Dari sejarah panjang, desain berkarakter, hingga harga yang lebih masuk akal, Lambretta V125 Special layak disebut sebagai simbol gaya hidup urban yang lebih orisinal dan anti-mainstream.

Jika Vespa mengusung citra klasik yang elegan, maka Lambretta hadir sebagai pilihan bagi mereka yang ingin tampil beda—unik, bergaya, dan tetap otentik. (gar)

Editor : Tegar Rukmana
#sejarah #Nilai #legendaris #desain #V125 #Lambretta #vespa