Jawa Pos Radar Lawu – Pertemuan Monkey D Luffy dengan Scopper Gaban di Arc Elbaf dalam cerita One Piece mengandung makna penting.
Perjumpaan tersebut bakal menjadi momen krusial dalam perkembangan karakter Luffy dan alur cerita One Piece.
Gaban, mantan anggota kru Gol D Roger, diyakini akan memberikan pelatihan kepada Luffy, teknik yang ditunjukkannya di cerita One Piece 1148.
Spekulasi ini berdasarkan pertemuan Luffy dengan berbagai karakter yang punya pesona tinggi.
Makna Pertemuan Luffy dengan Karakter Penting
Pertemuan Luffy dengan Shanks membuat dirinya punya ideologi bajak laut yang baik hati.
Sedangkan perjumpaan dengan Silvers Rayleigh berujung pada latihan dasar tiga jenis Haki.
Kemampuan menguasai Bushosoku, Kenbunshoku, dan Haoshoku Haki menjadi modal fundamental Luffy menaklukkan Dunia Baru.
Di Arc Wano, Luffy bertemu dengan Hyogoro. Karakter ini mengajarkan Busoshoku Haki yang dapat menghancurkan objek tanpa kontak fisik.
Masih fresh, Luffy bertemu Scopper Gaban, si tangan kiri Roger, di Elbaph.
Banyak penggemar yang meyakini Luffy akan berguru ke Gaban untuk menghadapi musuh dengan kemampuan regenerasi dan keabadian yakni Gorosei.
Sebagaimana cerita One Piece 1148, Gaban memotong tangan Sommers dan membuat tubuh anggota Holy Knights itu tidak dapat beregenerasi.
Meski belum dapat dipastikan apakah mengandung Haki, namun serangan tersebut sangat mematikan, dan layak untuk dikuasai oleh calon Rajak Bajak Laut.
Pertarungan Luffy dan Scopper Gaban
Dalam chapter 1139, Luffy bertemu dengan Gaban di Kastil Aurust saat mencari kunci untuk membebaskan Loki.
Ayah dari Colon itu menantang duel Luffy untuk merebut kunci darinya.
Gaban pun menunjukkan kemampuan Haki luar biasa saat menyerang pewaris kekuatan Sun God Nika tersebut.
Selain aksi di One Piece 1148, pendekar kapak itu juga mampu mendeteksi aura misterius keberadaan Holy Knights yang sengaja disembunyikan.
Seandainya benar-benar mendapatkan pelatihan dari Gaban, bakal sekuat apa ya Luffy?
Pantau terus Radar Lawu untuk memperoleh informasi menarik One Piece lainnya. (cor)
Editor : Andi Chorniawan