Jawa Pos Radar Lawu – Bagi pecinta moge bermesin besar, Triumph kembali menggebrak pasar motor premium dengan meluncurkan New Rocket 3 Storm GT, moge bergaya bobber klasik yang mengusung mesin terbesar di kelasnya.
Tidak tanggung-tanggung, kapasitas mesin mencapai 2.458 cc—bahkan lebih besar dari mobil keluarga seperti Toyota Kijang Innova.
Dengan performa ekstrem, teknologi canggih, dan tampilan maskulin, motor ini siap menantang batas kenyamanan dan gaya berkendara.
Performa Mesin Gahar, Torsi Melebihi Mobil Diesel
Triumph Rocket 3 Storm GT ditenagai mesin inline 3-silinder, DOHC, 12 katup, berpendingin cairan, dengan kapasitas 2.458 cc.
Mesin ini menghasilkan tenaga maksimal 179,5 HP pada 7.000 rpm dan torsi puncak 225 Nm sudah muncul sejak 4.000 rpm.
Torsi sebesar ini bukan hanya tinggi untuk kategori motor, tapi juga menyaingi mesin diesel mobil SUV.
Dengan sistem injeksi bahan bakar elektronik multipoint dan throttle elektronik, akselerasi Rocket 3 terasa spontan namun tetap halus.
Sistem transmisi 6-percepatan yang dikombinasikan dengan kopling hidrolik berteknologi torque assist menjaga perpindahan gigi tetap ringan dan responsif meski berada di kecepatan tinggi.
Suspensi dan Rangka Premium, Mantap di Jalan Raya
Untuk menunjang kenyamanan dan kestabilan, Rocket 3 Storm GT menggunakan rangka aluminium penuh yang ringan namun kokoh.
Baca Juga: Wanginya bak Secangkir Kopi, Deretan Parfum Ini Siap Bikin Kamu Jadi Pusat Perhatian
Lengan ayun belakang tunggal berbahan aluminium cor menambah kesan eksklusif.
Roda depan 17 inci dan roda belakang 16 inci dibalut ban 240/50 yang lebar, membuatnya tampak berotot dan tangguh.
Suspensi depan menggunakan garpu Showa USD 47 mm dengan cartridge dan pengaturan kompresi serta rebound.
Sedangkan suspensi belakang menggunakan RSU Showa piggyback yang bisa disetel sepenuhnya, dilengkapi dengan preload hidrolik untuk menyesuaikan beban.
Sistem Rem Canggih, Aman Saat Menikung
Keamanan menjadi salah satu nilai jual utama Rocket 3 Storm GT. Motor ini dilengkapi cakram ganda 320 mm di depan dengan kaliper monoblok Brembo M4.32 Stylema 4-piston.
Di belakang, terdapat cakram 300 mm dengan kaliper monoblok Brembo yang sama kuat.
Kedua rem dilengkapi teknologi Optimised Cornering ABS, yang menyesuaikan tekanan pengereman saat motor sedang menikung.
Fitur Modern dengan Layar TFT Warna
Rocket 3 Storm GT tampil modern dengan instrumen digital TFT penuh warna. Panel ini menyajikan berbagai informasi seperti mode berkendara, kecepatan, rpm, serta pengaturan lainnya.
Pengendara juga bisa menyesuaikan mode berkendara sesuai kebutuhan: Rain, Road, dan Sport. Selain itu, motor ini dilengkapi port USB, pegangan pemanas, dan pencahayaan full LED.
Desain setang yang lebar (920 mm) dan tinggi jok 750 mm menjadikan posisi berkendara lebih ergonomis dan santai.
Baca Juga: Wisata Baru 2025 di Ngadirojo Pacitan! Kampung Warso 'Surga Sunset' yang Instagramable Abis
Tangki bahan bakar 18 liter cukup untuk perjalanan jarak jauh tanpa sering mengisi ulang.
Konsumsi Irit dan Emisi Rendah
Meski bermesin besar, konsumsi bahan bakar Rocket 3 Storm GT masih tergolong efisien.
Berdasarkan pengujian Euro 5, konsumsi BBM-nya sekitar 6,6 liter/100 km atau 42,8 mpg, dengan emisi CO2 sebesar 152 g/km. Hal ini membuatnya tetap ramah lingkungan untuk ukuran moge kelas berat.
Harga dan Ketersediaan
Triumph New Rocket 3 Storm GT ditawarkan dengan harga mulai dari USD $25.795 atau sekitar Rp417 juta (berdasarkan kurs Mei 2025).
Dengan spesifikasi premium dan performa luar biasa, harga tersebut sepadan untuk sebuah motor yang menawarkan kombinasi kekuatan, kenyamanan, dan gaya klasik masa kini.
Bukan hanya sekadar moge cruiser, Triumph Rocket 3 Storm GT adalah pernyataan gaya hidup.
Dengan mesin bertenaga, tampilan mencolok, dan teknologi canggih, motor ini menjawab kebutuhan pengendara yang mendambakan kecepatan, kenyamanan, serta prestise.
Motor ini bukan tandingan Honda Rebel 1100 atau Harley Davidson Street Bob. Ia berada di segmen tersendiri—dan bagi mereka yang berani, Triumph Rocket 3 Storm GT pilihan yang sayang untuk diabaikan. (kid)
Editor : Nur Wachid