Jawa Pos Radar Lawu – Sosok ayah kandung aktris Luna Maya kembali jadi sorotan jelang pernikahannya dengan Maxime Bouttier hari ini, Selasa (7/5/2025).
Uut Bambang Sugeng, ayah Luna Maya, ternyata berdarah Cirebon dan Bojonegoro. Tak banyak diketahui publik, mendiang wafat di usia muda dan sempat menjadi musisi.
Publik kini menaruh perhatian bukan hanya pada pernikahan Luna dan Maxime Bouttier yang digelar hari ini di Bali, tapi juga pada sosok mendiang ayah Luna, Uut Bambang Sugeng, yang ternyata memiliki darah Cirebon dan Bojonegoro.
Meski Luna Maya lebih dikenal sebagai selebritas asal Bali, darah Jawa mengalir dari sang ayah.
Uut Bambang Sugeng merupakan putra dari Kapten Sudjono, seorang tentara asal Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, dan ibunya berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur.
Luna Maya sendiri jarang mengekspos keluarga, terutama sang ayah, di media sosial.
Namun, pada Juli 2021 lalu, ia sempat mengunggah foto lawas seorang pria berkumis dan gondrong yang tengah memainkan gitar, disertai caption singkat: “Bapak. #Alfatihah”.
Dari unggahan tersebut, terungkap bahwa Uut Bambang Sugeng sempat membentuk grup band saat muda, sebelum akhirnya meninggal dunia ketika Luna masih kecil, di usia 47 tahun.
Sosoknya dikenal misterius dan nyaris tidak pernah tampil di hadapan publik, berbeda dengan sang ibu, Desa Maya Waltraud Maiyer, yang beberapa kali muncul di Instagram Luna.
Dalam salah satu video di kanal YouTube resminya, Luna Maya bahkan sempat mengunjungi makam sang kakek, Sudjono, di Pemakaman Kroya, Desa Pegagan, Cirebon.
Dalam momen haru itu, Luna berkata, “Saya cucunya. Ya, Kakek saya. Bapak dari Bapak saya.”
Momen ziarah itu seolah menjadi jembatan emosional Luna Maya dengan akar Jawa-nya, sekaligus menguatkan sisi personal jelang pernikahannya.
Dengan wafatnya sang ayah, publik pun bertanya-tanya: siapa yang akan menjadi wali nikah Luna Maya?
Meski belum ada pernyataan resmi, prosesi ijab kabul Luna diyakini tetap berlangsung khidmat di Bali, dengan perwakilan wali yang ditunjuk secara sah sesuai hukum dan agama. (kid)
Editor : Nur Wachid