Jawa Pos Radar Lawu — Seorang PNS digentayangi genderuwo saat memancing ikan di Telaga Sarangan.
Ia melihat sosok hitam tinggi besar gara-gara membakar ubi di bawah pohon besar.
Sebelum genderuwo muncul, ia sudah merasakan firasat tidak enak.
Suasana Telaga Sarangan yang biasanya ramai, malam itu sepi.
Lapak-lapak pedagang sate dan kopi di kanan kiri banyak yang tutup.
Bayu (35) seorang PNS asli Magetan pergi memancing tanggal 1 mei 2025 kemarin untuk melepas penat.
Iseng dari rumah membawa ubi untuk dibakar di pinggir telaga. Di bawah pohon besar ia menyalakan api dan mulai membakar ubi.
Warga percaya aroma ubi bakar memang gampang mengundang makhluk halus terutama genderuwo.
Ditambah lagi, Telaga Sarangan terkenal bukan hanya karena kecantikannya tapi juga karena keramat dan wingit.
“Begitu aroma ubi bakar mulai tercium, saya merasa ada yang mengawasi dari atas. Hawanya beda, Mas. Jadi serem gitu. Pas saya noleh ke atas, bener aja. Sosoknya item, tinggi, lebih gede dari pohon. Matanya besar merah menyala,” ucap Bayu.
Setelah melihat sosok menyeramkan itu, Bayu langsung lari tunggang langgang kabur.
Joran pancing, ubi, dan beberapa ikan yang sudah berhasil dinaikkan ia tinggal begitu saja.
Bayu langsung tancap gas pulang.
“Sampai rumah saya langsung gregesi (demam), Mas. Joran sama peralatan pancing saya dibawakan pulang sama temen. Wis aku kapok (udah saya kapok). Saya nggak mau lagi bakar-bakar ubi di bawah pohon gede.”
Meski sudah banyak kejadian penampakan, Telaga Sarangan tetap jadi spot memancing bagi beberapa orang yang memang menyukai sensasi memancing ikan. (gar/kid)
Editor : Nur Wachid