Jawa Pos Radar Lawu – Dalam cerita One Piece, Eiichiro Oda terus memperkenalkan elemen baru yang mengejutkan penggemar, dan hal ini terjadi lagi di Final Saga.
Salah satu elemen misterius yang mulai terungkap adalah keabadian yang dimiliki oleh Gorosei dan Holy Knights.
Mencuat teori bahwa kemampuan yang memungkinkan mereka bertahan selama berabad-abad tidak lepas dari tangan Imu, sosok paling berkuasa di balik Pemerintah Dunia.
Berikut ini penjelasan teorinya dilansir dari Gamerant.
Keabadian Gorosei dan Holy Knights
Sudah tidak asing lagi bagi penggemar bahwa Imu, Gorosei, dan Holy Knights memiliki keabadian yang tidak bisa dijelaskan dengan logika biasa.
Meskipun Imu merupakan sosok yang misterius dan jarang terlihat, keberadaannya sangat mempengaruhi jalannya sejarah dunia One Piece.
Keabadian yang dimiliki oleh Gorosei dan Holy Knights berhubungan langsung dengan kekuatan Imu, namun memiliki mekanisme yang berbeda.
Imu diduga hidup abadi karena pengaruh kekuatan Ope Ope no Mi di masa lalu, sementara keabadian Gorosei dan Holy Knights diberikan langsung oleh Imu.
Namun, penghuni Tahta Kosong ini memiliki kemampuan untuk mengambil atau memberi keabadian kepada siapa saja sesuai keinginannya.
Mereka adalah pengikut setia yang telah diikat dengan kontrak abadi untuk menjaga kekuasaannya.
Imu dan Buah Iblis Leviathan
Imu ditengarai memiliki Buah Iblis Leviathan, sebuah kemampuan yang memungkinkan pemiliknya untuk melahap segalanya, termasuk api dan bahkan jiwa manusia.
Dalam mitologi, Leviathan sering digambarkan sebagai pemangsa tak terhentikan yang melahap segala sesuatu yang menghalangi jalannya.
Kemampuan ini cocok dengan peran Imu sebagai penguasa kegelapan yang dapat mengendalikan hidup dan mati.
Imu juga memiliki hubungan erat dengan Abyss, sebuah tempat dalam mitologi yang sering dihubungkan dengan neraka atau tempat berkumpulnya jiwa-jiwa pendosa.
Ini menciptakan gambaran bahwa Abyss adalah perwujudan dari kekuasaan Imu, tempat di mana orang yang menginginkan keabadian harus mengorbankan jiwanya.
Menariknya, Abyys dalam cerita One Piece adalah teknik misterius yang membuat Gorosei dan Holy Knights melakukan teleportasi.
Kontrak Abadi dan Pengorbanan Jiwa
Keabadian yang diberikan kepada Gorosei dan Holy Knights sebenarnya datang dengan perjanjian yang mengikat mereka pada Imu.
Pengorbanan jiwa adalah harga yang harus dibayar agar mereka dapat memperoleh keabadian dan kemampuan luar biasa.
Hal ini menjelaskan mengapa mereka tampak seperti tidak bisa mati dan akan hidup tanpa batas waktu, selama masih tetap setia pada Imu.
Namun, penting dicatat bahwa Imu memiliki kontrol penuh atas kehidupan mereka.
Dia dapat mengakhiri keabadian kapan saja, seperti yang terlihat pada akhir Arc Egghead, di mana kekuatan Imu berhasil mengubah jalannya peristiwa dalam sekejap.
Kekuatan Leviathan dan Abyss
Mitos Leviathan dan Abyss memberikan konteks lebih dalam tentang bagaimana Imu mengendalikan kehidupan dan kematian.
Dalam literatur kuno, Abyss sering kali disebut sebagai "mulut neraka", tempat yang tidak hanya mencatat dosa-dosa tetapi juga menelan mereka.
Imu, dengan kemampuan dari Buah Iblis Leviathan, mampu memberikan dan merampas kehidupan sesuai dengan keinginannya.
Betapa mengerikannya kekuatan Imu. Bagaimana menurut nakama?
Cari tahu informasi menarik One Piece lainnya hanya di Radar Lawu. (cor)
Editor : Andi Chorniawan