Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Akhir Cerita One Piece Menggetarkan Hati, 7 Teori yang Dilakukan Luffy setelah Menemukan Harta Karun Legendaris

Andi Chorniawan • Jumat, 2 Mei 2025 | 00:29 WIB
Teori One Piece yang dilakukan Luffy setelah menemukan One Piece.
Teori One Piece yang dilakukan Luffy setelah menemukan One Piece.

Jawa Pos Radar Lawu – Dalam sesi wawancara pada 2018, Eiichiro Oda mengungkapkan secara gamblang visinya tentang akhir cerita serial One Piece.

“Saya tidak ingin menggambar orang yang sekarat. Saya hanya ingin menggambar lebih banyak pesta pascaperang... Saya ingin mengakhiri seri ini dengan pesta besar,” kata sang mangaka One Piece.

Pernyataan itu mempertegas bahwa One Piece akan berakhir bahagia, ditandai dengan pesta besar sebagai simbol kemenangan.

Maka, apapun isi harta karun legendaris, kisah akan ditutup bukan dengan tragedi, tapi perayaan. 

Namun, apa yang sebenarnya terjadi saat Luffy dan kru Topi Jerami tiba di Laugh Tale dan menemukan One Piece?

Berikut 7 teori terkait kemungkinan akhir cerita One Piece dilansir dari Gamerant.

1. One Piece Tidak Pernah Ada

Teori paling pahit. Setelah semua perjuangan, Luffy dan kru tidak menemukan One Piece di Laugh Tale. Entah harta itu hilang, tersembunyi, atau memang tidak ada sejak awal.

Teori ini memaparkan bahwa One Piece adalah hal tak berwujud—sebuah filosofi, makna perjalanan, atau kebebasan sejati. 

Seperti gulungan kosong di Kung Fu Panda, yang berisi bayangan diri sendiri, One Piece mengajarkan bahwa nilai sejati ada dalam petualangan, bukan tujuannya.

Meski tidak membawa pulang benda nyata, Topi Jerami tetap berpesta.

3. Luffy Menghancurkan One Piece

Setelah menemukan benda legendaris itu, Luffy memilih menghancurkannya demi menghentikan perburuan bajak laut yang memicu kekacauan global. 

Dengan tindakan ini, era bajak laut resmi berakhir. Luffy tetap dinobatkan sebagai Raja Bajak Laut, lalu berpesta bersama rekan-rekannya untuk terakhir kalinya.

4. Luffy Menyembunyikan One Piece

Alih-alih menghancurkan, Luffy menyembunyikan One Piece agar tak jatuh ke tangan yang salah. 

Dia menciptakan misteri baru, membiarkan dunia berpikir bahwa One Piece tidak pernah ada. 

Hanya Topi Jerami yang tahu kebenarannya, sebuah keputusan cerdik yang memadukan kebebasan dan tanggung jawab.

5. Luffy Memamerkan One Piece ke Dunia

Jika Pemerintah Dunia bisa menyiarkan eksekusi Ace, Luffy bisa membalasnya dengan menyiarkan penemuan One Piece ke seluruh dunia. 

Lewat Den Den Mushi, dunia menyaksikan sang Raja Bajak Laut baru mengangkat harta legendaris. Sebuah deklarasi keadilan dan kemenangan. Dan tentu saja, pesta besar tetap menyusul.

6. Luffy Membagikan One Piece ke Dunia

Alih-alih menyimpan atau memamerkan, Luffy membagi One Piece ke seluruh dunia, seperti warisan untuk umat manusia. 

Mungkin ia menyerahkannya pada ilmuwan seperti Vegapunk untuk diteliti dan digunakan demi perdamaian. 

Dunia baru pun terbentuk di bawah cahaya kebebasan yang Luffy perjuangkan sejak awal.

7. Luffy Meninggalkan One Piece di Tempat Semula

Mengikuti jejak Gol D Roger, Luffy memilih meninggalkan One Piece di Laugh Tale. 

Ia mengumumkan kepada dunia bahwa harta itu nyata, tapi tak berniat memilikinya. 

Tindakannya mendorong generasi baru bajak laut memulai petualangan sendiri. 

Inilah cara Luffy mengantar masuknya era kebebasan baru, ditutup dengan satu perayaan besar.

Apa pun bentuk atau isi One Piece, satu hal sudah pasti: akhir kisah ini akan ditutup dengan tawa dan pesta besar, sesuai dengan visi Oda. 

Bagaimana menurut nakama? Pantau terus Radar Lawu untuk memperoleh informasi menraik seputar One Piece.

(cor)

 

Editor : Andi Chorniawan
#teori #harta karun #one piece #luffy