Jawa Pos Radar Lawu - Jawa 350 dan Royal Enfield Classic 350, motor klasik modern sama-sama hadir dengan gaya retro yang kuat dan stylish.
Kedua motor ini kerap dibandingkan bukan hanya karena desain klasiknya, tapi juga karena pengalaman berkendara yang berbeda.
Di atas kertas, keduanya hampir setara dari sisi bobot dan dimensi. Namun saat turun ke jalan, karakter masing-masing mulai terlihat jelas.
Jawa 350 punya karakter handling yang lebih lincah. Dengan bobot sekitar 194 kg dan wheelbase mencapai 1.449 mm, motor ini lebih mudah diajak bermanuver di tengah padatnya lalu lintas kota.
Dalam review yang dimuat oleh BikeWale, disebutkan bahwa Jawa 350 terasa “responsif dan ringan saat dipakai berbelok, tapi terasa agak keras saat menghantam jalan bergelombang”.
Suspensi belakang yang cenderung kaku memang jadi catatan, apalagi jika sering digunakan di medan tidak rata.
Posisi footpeg yang agak ke belakang juga membuat posisi berkendara sedikit menunduk. Untuk harian jarak pendek, ini masih nyaman. Tapi untuk touring jarak jauh, bisa terasa melelahkan.
Sementara itu, Royal Enfield Classic 350 lebih mengedepankan kenyamanan. Bobotnya sedikit lebih berat, sekitar 195 kg dengan wheelbase lebih pendek, yaitu 1.390 mm.
Namun suspensinya—41 mm teleskopik di depan dan twin shock dengan enam tingkat preload di belakang—mampu meredam getaran dengan lebih baik.
Dalam pengujian oleh Motorcycle News, motor ini disebut punya “rasa suspensi empuk, posisi duduk tegak dan nyaman, cocok untuk perjalanan panjang atau jalanan jelek”.
Postur berkendara yang lebih santai juga menambah poin plus untuk pengendara yang ingin kenyamanan ekstra.
Performa kedua motor memang tidak didesain untuk kecepatan tinggi. Baik Jawa 350 maupun Classic 350 mengandalkan mesin satu silinder berkapasitas 350 cc yang fokus pada torsi di putaran rendah.
Baca Juga: Download Twibbon Hardiknas 2025 Gratis, Desain Ekslusif tanpa Kembaran Beserta Cara Pakai
Namun soal rasa berkendara, Jawa unggul di kelincahan dan cocok untuk stop-and-go dalam kota. Royal Enfield lebih cocok untuk jarak menengah dan jauh, dengan karakter suspensi dan ergonomi yang lebih “nyaman dan matang”.
Jika tujuan utama adalah mobilitas harian di dalam kota dengan gaya klasik, Jawa 350 bisa jadi pilihan yang menarik.
Tapi kalau prioritasnya adalah kenyamanan, apalagi untuk rute luar kota atau sering riding berdua, Royal Enfield Classic 350 jelas lebih unggul. (gar/kid)
Editor : Nur Wachid