Jawa Pos Radar Lawu – Kalau kamu berpikir parfum lokal hanya soal wanginya yang enak atau harganya yang ramah di kanting, waktunya kamu mengenal brand-brand ini.
Tidak hanya menawarkan aroma yang memikat hati, brand-brand ini juga menyisipkan cerita budaya, alam, dan warisan Nusantara ke dalam setiap botolnya.
Dari aroma bambu, hutan hujan, hingga suasana pernikahan adat Jawa, semuanya dibalut dalam nama-nama yang unik dan penuh makna.
Siap jatuh cinta dengan wangi-wangi lokal yang tidak kalah keren dari brand luar?
Berikut enam rekomendasi parfum lokal dengan karakter kuat dan aroma berkualitas tinggi yang patut kamu coba:
Project 1945
Mengusung tema kemerdekaan dan keberagaman Indonesia, brand ini punya varian-varian parfum yang namanya unik dan nusantaraable, seperti:
- The Great Batavia, dengan aroma yang kaya dengan sentuhan cengkeh dan nilam, membawa nuansa historis Batavia.
- Sunset in Sumba, dengan wangi yang hangat dan eksotis, seperti matahari tenggelam di pulau Sumba.
- Bamboe Roencing, menawarkan wangi yang segar dan earthy dengan sentuhan bambu yang jarang ditemukan di parfum lain.
- Legacy Collection (2024), seri collection yang terdiri dari Samosir, Horas, dan Petruk, masing-masing mengangkat cerita dan karakter khas Indonesia yang otentik.
Wangi Nagari
Brand parfum ini juga manamai varian-varian parfumnya dengan nama yang Indonesia banget, seperti:
- Rona Arunika, yang punya wangi floral fresh dengan sentuhan woody, cocok untuk dipakai dari pagi hingga sore.
- Arumi Cantika, wewangian manis, woody, dan musky yang terkesan elegan dan anggun.
- Raga Bestari, Paduan citrus segar dan spicy, ditutup dengan aroma woody dan leather, maskulin namun tetap sopan.
- Bagja Karasa, wewangian yang aroamnya bold dan berkarakter dengan cengkeh, tembakau, dan vanila yang manis tapi tetap dewasa.
Iki Arum
Iki Arum menonjolkan budaya Jawa lewat aroma dan nama-namanya, seperti:
Baca Juga: Ampuh Lawan Keringat Seharian! Ini 5 Sabun Mandi Cowok di Alfamart dengan Wangi Paling Segar
- Ambar, Signature scent mereka yang earthy dan spicy, hangat dan menenangkan, diracik oleh perfumer internasional Benjamin Foatelli.
- Varian lain seperti Wengi, Gendhis, dan Loro juga menghadirkan sentuhan Jawa yang kental.
MONJI
Brand dari Solo ini memadukan essential oil alami dan aroma khas Indonesia, seperti:
- Kasmaran, parfum yang aromanya manis, sensual, dan menggoda pas untuk kamu yang suka aroma jatuh cinta.
- Binar, dengan karakter wanginya yang kuat dan elegan.
- Manten, yang akan membawa kamu ke suasana nostalgia pernikahan adat Jawa.
- Rintik, varian terbaru yang menawarkan aroma unik dan menenangkan.
Merah Poetih
Terinspirasi dari alam dan romantika Indonesia, brand ini punya beberapa nama varian yang unik, seperti:
- Hutan Hujan, yang aromanya segar dan tenang, seperti jalan-jalan di hutan setelah hujan.
- Rayuan Pulau Kelapa, dengan aroma tropis tepi pantai, seolah kamu sedang liburan sambil mendengarkan debur ombak.
- Lembayung Sutra, dengan wangi hangat dan menenangkan, menggambarkan indahnya matahari terbit di pegunungan.
Hausser
Brand niche dari Tuban ini menawarkan aroma yang eksperimental namun tetap wearable, seperti:
- Ballade En Papier, parfum dengan aroma khas kertas majalah baru dibuka, nostalgia yang unik.
- Amayadori, parfum yang wanginya seperti suasana musim hujan—ada petrichor dan kehangatan, bikin hati adem. (*)