Jawa Pos Radar Lawu - Industri perfilman Indonesia terus berkembang, terutama dalam genre aksi yang semakin mendapat perhatian di kancah internasional.
Beberapa film aksi Indonesia memiliki cerita yang kuat, koreografi pencak silat yang luar biasa, dan adegan pertarungan yang sengit.
Berikut adalah beberapa film action Indonesia yang telah go internasional dan layak untuk ditonton:
The Raid Redemption
Film ini menjadi titik balik bagi perfilman aksi Indonesia di mata dunia. "The Raid: Redemption", yang disutradarai oleh Gareth Evans, menampilkan aksi brutal dan koreografi pencak silat yang luar biasa.
Film ini menceritakan tentang tim SWAT yang terjebak di sebuah gedung yang penuh dengan kriminal dan harus berjuang untuk bertahan hidup.
Film tersebut mengangkat nama Iko Uwais ke kancah internasional dan mendapat banyak pujian dari kritikus film dunia.
The Night Comes for Us
Film ini disutradarai oleh Timo Tjahjanto, menampilkan aksi brutal dan ekstrem.
Film ini, dibintangi oleh Joe Taslim dan Iko Uwais, bercerita tentang seorang mantan pembunuh bayaran yang memutuskan untuk menyelamatkan seorang anak dan harus menghadapi mantan rekannya.
"The Night Comes for Us" mendapat ulasan positif dari penonton internasional, terutama karena koreografi aksi yang brutal dan intens.
Headshot
"Headshot" kembali mempertemukan Iko Uwais dengan sutradara Kimo Stamboel dan Timo Tjahjanto.
Film ini mengisahkan seorang pria yang kehilangan ingatan setelah mengalami cedera kepala dan harus menghadapi masa lalunya yang kelam.
Dengan adegan pertarungan yang memukau dan cerita yang menarik, "Headshot" berhasil menarik perhatian penonton internasional dan memperkuat posisi Iko Uwais sebagai bintang action global.
Merantau
Film ini merupakan debut Iko Uwais di dunia perfilman dan menjadi awal dari kesuksesan kariernya.
Disutradarai oleh Gareth Evans, "Merantau" memperkenalkan seni bela diri pencak silat kepada dunia. Film ini mengisahkan seorang pemuda dari Minangkabau yang merantau ke Jakarta dan terlibat dalam dunia perdagangan manusia.
Dengan koreografi aksi yang apik, "Merantau" mendapat sambutan positif dari kritikus internasional dan menjadi langkah awal bagi kebangkitan film action Indonesia.
Vengeance Is Mine, All Others Pay Cash
Baca Juga: 6 Tips Berwisata Saat Ramadhan agar Tetap Nyaman dan Berkah, Nomor 1 Paling Penting!
Film ini menggabungkan elemen drama dan aksi dengan cara yang berbeda dari film aksi lainnya.
Film yang diadaptasi dari buku Eka Kurniawan disutradarai oleh Edwin dan memenangkan penghargaan di Festival Film Internasional Locarno.
Film ini berlatar tahun 1980-an dan bercerita tentang perjalanan seorang pria yang mengalami trauma dan berusaha menemukan arti balas dendam.
Film ini mendapat tempat di hati penonton di seluruh dunia karena ceritanya yang menarik dan visualisasi yang luar biasa.
Buffalo Boys
Konsep yang berbeda dengan nuansa western yang jarang digunakan dalam perfilman Indonesia digunakan dalam film ini.
"Buffalo Boys" disutradarai oleh Mike Wiluan bercerita tentang dua bersaudara yang telah tinggal di luar negeri selama bertahun-tahun dan berusaha membalas dendam kepada penjajah Belanda dengan kembali ke Indonesia.
Film ini sukses mendapatkan perhatian di berbagai festival film internasional berkat visual yang menarik dan aksi yang intens.
Keenam film di atas membuktikan bahwa film action Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.
Dengan koreografi pencak silat yang khas, cerita yang menarik, serta eksekusi yang memukau, film-film ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki potensi besar di industri perfilman global.
Jika Anda pencinta film action, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan karya-karya luar biasa ini! (*)