Jawa Pos Radar Lawu - Sebagai seorang food vlogger, Tasyi Athasyia dikenal dengan ulasan makanannya yang jujur dan apa adanya.
Namun, review yang ia lakukan sering kali menuai kontroversi, termasuk perseteruannya dengan aktor sekaligus chef, Nicky Tirta.
Persoalan bermula ketika Tasyi memberikan review terhadap Bika Ambon milik Ci Mehong.
Dalam ulasannya, ia menemukan tekstur kue yang keras serta adanya serangga di dalamnya.
Namun, kritik ini dianggap tidak adil oleh Nicky Tirta karena Bika Ambon yang direview sebelumnya telah disimpan di kulkas.
"Bika Ambon dimasukkan dalam kulkas pasti akan mengeras karena ada kandungan lemak di dalamnya. Dari santan, butter, dan ada tepung. Sehingga ketika suhu kulkas dia pasti akan mengeras," ujar Nicky dalam konten TikTok yang diunggahnya pada Kamis, 6 Maret 2025.
Tasyi merasa bahwa pendapat Nicky tidak berdasar dan menyayangkan adanya pihak yang menyebarkan informasi yang salah tentang ulasannya.
"Ilmunya masih sedikit tapi comment-nya tegas banget mas-nya. Saya sekolah culinary 2,5 tahun, masak udah dari umur 7 tahun, udah bikin ratusan resep. Dan Bika Ambon itu tetap lembut walau dikulkasin!" ujar Tasyi membela diri.
Tasyi juga menegaskan bahwa review yang ia lakukan adalah bentuk kebebasan berpendapat.
Baca Juga: Nilai Praperadilan Hasto Dipercepat KPK, Kuasa Hukum Sekjen PDIP Klaim Ada Pelanggaran HAM
Ia menganggap bahwa sebagai food vlogger, ia berhak untuk memberikan ulasan jujur mengenai rasa dan tekstur suatu makanan.
Kontroversi ini bukan yang pertama bagi Tasyi.
Sebelumnya, ia juga pernah mengomentari produk Indomie Goreng Aceh yang ia nilai memiliki aroma mirip sambal kalajengking dan rasa yang kurang cocok di lidahnya.
"Ini Indomie goreng rasa Aceh, baunya beda kaya ada bau-bau sambal kalajengking," ujar Tasyi dalam videonya.
Selain itu, dalam ulasan sirup, Tasyi menyebut bahwa salah satu merek sirup terkenal memiliki rasa yang mirip bensin.
Meskipun tidak menyebutkan merek secara langsung, ia memberikan petunjuk yang cukup jelas.
"Ini sirup pertamax apa ya, atau sirup solar, sirup pertamina? Rasanya kaya bensin, tapi aku gak mau sebut merk-nya ya, biasanya ini kalo di supermarket ada di sebelahnya Marjan," ungkapnya.
Meskipun ulasannya menuai pro dan kontra, Tasyi tetap berpegang pada prinsipnya untuk memberikan pendapat jujur tentang makanan yang ia review.
Ia merasa bahwa kritiknya adalah bagian dari kebebasan berekspresi dan tidak bermaksud menjatuhkan pihak tertentu.
"Sebagai food vlogger, tugas saya adalah memberikan ulasan sejujur mungkin agar konsumen bisa lebih selektif dalam memilih produk," pungkasnya. (kid)
Editor : Nur Wachid