Jawa Pos Radar Lawu – Baca manga One Piece 1142 RAW menghadirkan kejutan dengan bermunculannya monster.
Monster tersebut mengepung Sekolah Walrus hingga membuat penghuninya khawatir di baca manga One Piece 1142 RAW.
Monster tersebut bukan datang kebetulan, melainkan manipulasi dari kekuatan Sommers, meski belum terkonfirmasi di baca manga One Piece 1142 RAW.
Chapter dimulai di Sekolah Walrus, ketika seekor ular raksasa bernama Jormungandr tiba-tiba muncul.
Monster itu mengejar anak-anak raksasa.
Ketika salah satu anak hampir dimangsa, seorang raksasa dewasa muncul dan menghantam kepala monster tersebut dengan palu raksasa.
Dalam baca manga One Piece 1142 RAW, raksasa itu berteriak:
"Minggir dari jalan, anak-anak!!"
Sebelum ular itu sempat menyerang lagi, Saul tiba-tiba muncul dari atas salah satu cabang Pohon Adam.
Saul menghantam Jormungandr dengan pukulan Haki dahsyat!
Serangan itu membuat ular raksasa tersebut terhempas ke tanah.
Saul kemudian berteriak:
"Maaf, aku terlambat!! Menyingkirlah dari sana, Kiba! Kimatsu Shiken!!"
Kimatsu Shiken dalam kanji berarti Pukulan Pembasmi Iblis.
Setelah peristiwa itu, anak-anak raksasa terkejut melihat para guru datang menyelamatkan.
Berdasarkan baca manga One Piece 1142 RAW, mereka bertanya-tanya:
"Pak Kepala Sekolah adalah seorang prajurit!?"
Baca Juga: 5 Fakta Serangan Kamusari Shanks One Piece, Teknik Tebasan Sederhana tapi Berdaya Rusak Luar Biasa
"Dan rumor bahwa Pak Saul sangat kuat ternyata benar!! Mereka bilang dia dulu di Angkatan Laut!! Keren banget!!"
Di sini, kita diperkenalkan dengan sosok Kiba, kepala Sekolah Walrus yang ternyata mantan anggota Bajak Laut Prajurit Raksasa.
Kiba memiliki wajah seperti walrus dengan dua taring panjang dan kumis lebat.
Selain itu, ia juga membawa palu besar dengan dua paku panjang yang menyerupai taring walrus.
Robin yang bersembunyi di jenggot Saul bertanya, "Saul, apakah ada monster seperti ini juga di Dunia Matahari?"
Saul menjawab dengan ragu:
"Tidak, seharusnya hanya ada hewan liar biasa."
Chopper, yang melihat ukuran monster tersebut, langsung berteriak ketakutan:
"Monster ini besaaaar!!"
Insiden aneh terus terjadi di Sekolah Walrus.
Seorang guru bernama Wolf ditemukan terluka.
Dan yang lebih aneh lagi, beberapa anak raksasa tiba-tiba tertidur dan mulai berjalan ke arah pantai dalam kondisi tidak sadar.
Dalam baca manga One Piece 1142 RAW, Saul bertanya kepada anak-anak yang selamat:
"Di mana Ylva dan anak-anak lainnya?"
Mereka menjawab dengan panik:
"Di sana!! Mereka sedang menuju pantai!! Pak Guru, ini aneh sekali!! Mereka semua tertidur dan tidak merespons saat kami berbicara!!"
Robin mulai curiga:
"Tertidur!? Tapi bukankah mereka sedang berjalan!?"
Salah satu anak raksasa kemudian memperlihatkan sekelompok anak-anak lain yang berjalan dalam barisan menuju pantai, tanpa kesadaran.
Saul mulai panik: "Kembalilah!! Mau ke mana kalian semua!?"
Namun, tiba-tiba bayangan raksasa muncul di hutan.
Terungkap bahwa lebih banyak monster aneh sedang mendekat ke sekolah dalam baca manga One Piece 1142 RAW.
Melihat situasi semakin berbahaya, Kiba segera memerintahkan langkah darurat.
"Bunyikan tanduk peringatan!!! Biarkan seluruh negeri tahu!! Segera evakuasi semua sekolah!!"
Di tengah kekacauan, Ange mengingat sesuatu yang mengejutkan.
Ia teringat bahwa pada pagi harinya, meminta anak-anak di kelas untuk menggambar hal yang paling mereka takuti.
Beberapa anak menggambar sosok Fenrir, Draugr, Loki, dan bahkan Nika.
Dan sekarang, semua ketakutan itu tiba-tiba menjadi nyata!
Ange berteriak dengan panik:
"Ini seperti dunia yang langsung keluar dari mimpi buruk anak-anak!!!"
Dalam panel epik dua halaman, Sekolah Walrus kini dikepung oleh pasukan monster raksasa yang terlihat seperti gambar anak-anak.
Monster-monster ini memiliki berbagai bentuk sesuai dengan imajinasi anak-anak yang menggambarnya.
Meliputi naga raksasa, beruang dengan helm, burung raksasa, dan awan petir yang menakutkan.
Selain itu hantu besar, prajurit kerangka raksasa (Draugr), serigala raksasa (Fenrir), Loki yang mengamuk, dan prajurit jahat yang tampak seperti gambar Nika dalam Kitab Harley.
Chapter baca manga One Piece 1142 RAW berakhir dengan adegan Holy Knights Gunko, Sommers, dan Gillingham mengawasi semua kejadian ini dari kejauhan.
Gillingham berkata dengan santai:
"Baiklah, semuanya berjalan sesuai rencana... Zzz~"
Sommers tertawa dan menimpali:
"Kerja bagus, Gillingham."
Gillingham kemudian berkata:
"Batas waktunya adalah sampai anak-anak itu tiba di kapal!! Kau pikir mereka bisa menyelamatkan mereka sebelum itu?"
Sommers dengan nada mengejek berkata:
"Gihaha. 'Cinta' adalah tentang saling menyakiti."
Namun, di panel terakhir, Sommers bertanya sesuatu kepada Gunko.
Sommers: "Hei, Gunko... Ada sesuatu yang kau takuti?"
Gunko terdiam sejenak, lalu menjawab dengan satu kata yang mengejutkan:
"Nika."
Pantau terus Radar Lawu untuk mendapatkan update terbaru baca manga One Piece 1142 RAW. (cor)
Editor : Andi Chorniawan