Jawa Pos Radar Lawu – Artis kontroversial Nikita Mirzani kembali mencuri perhatian publik setelah resmi ditahan oleh pihak kepolisian atas dugaan kasus pemerasan terhadap seorang bos produk skincare, Reza Gladys.
Mengenakan seragam tahanan berwarna oranye, Nikita menunjukkan sikap santai dan penuh percaya diri, jauh dari kesan menyesal seperti yang biasanya ditampilkan oleh tersangka.
Saat tiba di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025), Nikita tampak tidak menunduk ataupun berusaha menghindari sorotan kamera. Sebaliknya, ia tersenyum dan melempar tawa kepada awak media yang menunggunya.
"Sesuai kemauan lu," ucapnya sambil tertawa, merujuk pada orang-orang yang selama ini bermasalah dengannya.
Dalam pemeriksaan hari itu, Nikita harus menjawab total 109 pertanyaan dari penyidik sebelum akhirnya resmi ditahan untuk 20 hari ke depan.
Ketika ditanya soal sikapnya menghadapi kasus ini, Nikita menjawab santai, "Ya gimana? Maunya gimana? Sans (santai)," ujar Nikita sembari tersenyum.
Tak hanya itu, ia menambahkan bahwa dirinya berharap kasus ini cepat selesai tanpa banyak drama.
"Nggak gimana-gimana biar cepet selesai masalahnya," imbuhnya.
Diketahui, kasus yang menjerat Nikita Mirzani bermula dari laporan Reza Gladys, seorang bos produk skincare, yang mengklaim menjadi korban pemerasan oleh Nikita dan asistennya yang berinisial IM.
Kini, penyidik Polda Metro Jaya telah memanggil Nikita untuk pemeriksaan pada Kamis (20/2), namun artis tersebut meminta jadwal ulang dan baru memenuhi panggilan pada Selasa (4/3).
Bahkan, saat Nikita tiba di Polda Metro Jaya pukul 10.00 WIB pagi dan langsung menjalani pemeriksaan intensif.
Lalu usai proses pemeriksaan selesai, pihak kepolisian memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap Nikita dan asistennya.
Justru berbeda dengan kebanyakan tersangka yang cenderung menghindari perhatian media, Nikita justru seolah menikmati momen ini.
Sikapnya yang santai dengan senyum dan tawa menjadi sorotan publik, menguatkan citranya sebagai figur yang penuh kontroversi namun tetap percaya diri di bawah tekanan. (okta)
Editor : Riana M.