Jawa Pos Radar Lawu - Prilly Latuconsina, aktris muda berbakat, harus menjalani Ramadan tahun ini dengan situasi berbeda.
Bukan di rumah bersama keluarga, melainkan di lokasi syuting film terbarunya, Danur.
Kondisi ini membuat Prilly harus menghadapi dilema dan tantangan besar, mulai dari sahur hingga malam takbiran yang kemungkinan besar akan dihabiskan di lokasi.
Prilly mengungkapkan bahwa dirinya harus menjalankan ibadah puasa sekaligus syuting untuk proyek film horor Danur.
Aktris 27 tahun itu mengaku syuting film ini berlangsung padat bahkan hingga Hari Raya Idul Fitri.
"Sayang sekali, saya selama Ramadan syuting Danur," ujar Prilly saat ditemui awak media di kawasan Menteng, Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2025).
Dimana, Prilly merasa Ramadan kali ini menjadi pengalaman berbeda yang cukup menantang. Ia tidak bisa menikmati waktu sahur dan berbuka bersama keluarga seperti biasanya.
Bahkan, malam takbiran pun besar kemungkinan akan ia habiskan di lokasi syuting.
"Ini kayak menjadi dilema juga, karena sahur pertama nanti di lokasi, dan malam takbiran juga kemungkinan di lokasi," ungkap Prilly.
Proses produksi film yang berat juga membuatnya harus menyesuaikan diri agar tetap menjalankan ibadah puasa dengan optimal.
Mulai dari persiapan fisik dan mental menjadi prioritasnya.
Namun, kesibukan syuting membuat Prilly harus mengesampingkan beberapa tradisi Ramadan, seperti memasak menu spesial untuk keluarga.
"Jadi, tidak ada rendang tahun ini. Saya tidak sanggup masak di saat syuting yang berat banget. Jujur, berat banget syuting ini," jelasnya.
Selain itu, lokasi syuting yang berada di luar Jakarta juga membuat Prilly bolak-balik tanpa waktu istirahat yang cukup.
"Makanya bener-bener nggak ada persiapan apa-apa. Ini aja harus balik syuting lagi," ucap Prilly.
Kesibukan ini juga berdampak pada waktunya untuk bertemu dengan kekasihnya, Omara Esteghlal. Jadwal syuting yang padat membuat mereka sulit meluangkan waktu bersama.
"Syuting masalahnya, syuting. Jadi, nggak ada rencananya, harus syuting," pungkas Prilly. (okta)
Editor : Riana M.