Jawa Pos Radar Lawu - Proses pengumuman hasil seleksi administrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap 2 tahun 2024 telah resmi berakhir pada 18 Februari 2025.
Para peserta kini dapat memeriksa status kelulusan mereka melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di https://sscasn.bkn.go.id/ dengan login menggunakan NIK dan kata sandi masing-masing.
Namun, kegagalan dalam seleksi PPPK dapat memicu tekanan mental yang serius.
Hal ini tercermin dari insiden yang terjadi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, di mana seorang pria berinisial HM (31) melakukan aksi berbahaya dengan bergelantungan di kabel dan melompat dari balkon sebuah hotel.
HM, yang merupakan tenaga honorer di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buton, mengaku mengalami depresi akibat tidak lulus seleksi PPPK di Kabupaten Muna Barat.
Untuk menghindari tekanan mental serupa dan meningkatkan peluang sukses dalam seleksi PPPK, berikut beberapa tips yang dapat diikuti:
Pahami Persyaratan dan Ketentuan Seleksi: Sebelum mendaftar, pastikan Anda membaca dan memahami seluruh persyaratan dan ketentuan seleksi PPPK yang tertera dalam pengumuman resmi.
Persiapan Materi Ujian: Pelajari materi yang akan diuji, termasuk Kompetensi Teknis, Manajerial, Sosial Kultural, dan Wawancara. Menguasai materi ini akan meningkatkan kepercayaan diri saat menghadapi ujian.
Latihan Soal Secara Rutin: Berlatih mengerjakan soal-soal latihan dapat membantu meningkatkan ketelitian dan kecepatan dalam menjawab, sehingga lebih siap menghadapi ujian sebenarnya.
Manajemen Waktu yang Baik: Atur jadwal belajar yang teratur dan pastikan Anda memiliki waktu istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan mental dan fisik.
Tetap Tenang dan Fokus: Jaga ketenangan pikiran dan fokus pada tujuan Anda. Hindari tekanan berlebihan dengan melakukan relaksasi atau hobi yang menyenangkan.
Ingatlah bahwa kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan.
Jika Anda tidak berhasil dalam seleksi kali ini, evaluasi kembali persiapan Anda dan jadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran untuk kesempatan berikutnya. (*)
Editor : Riana M.