Adventure Dirgantara Healing Historia Lifestyle Nasional Olahraga Peristiwa Regional Sosial Budaya Trending

Jangan Sampai Salah Pilih, Ini Panduan Lengkap Memilih Parfum Berdasarkan Keawetan Wangi untuk Setiap Kesempatan

Lailatul Fadhila Hikma • Kamis, 20 Februari 2025 | 02:28 WIB
Panduan Lengkap Memilih Parfum Berdasarkan Keawetan Wangi
Panduan Lengkap Memilih Parfum Berdasarkan Keawetan Wangi

Jawa Pos Radar Lawu – Parfum yang tahan lama ternyata bukan hanya dilihat dari mereknya, tapi juga jenisnya.

Ada jenis parfum yang hanya bisa bertahan 1 – 2 jam, ada juga yang bisa bertahan sampai 12 jam lebih.

Konsentrasi minyak esensial dan kadar alkohol dalam parfum lah yang berperan penting dalam menentukan seberapa lama aroma tersebut dapat bertahan.

Sebelum memilih merek parfum, pilih dulu jenis parfum yang akan kita gunakan. Sesuaikan dengan aktivitas atau kegiatan yang akan kamu lakukan.

Berikut adalah penjelasan mengenai berbagai jenis parfum berdasarkan ketahanan aromanya:

Sebutan parfum bukan hanya untuk semua jenis wewangian. Istilah parfum sendiri diambil dari jenis wewangian Extrait de Parfum. Jenis wewangian yang punya tingkat konsentrasi paling tinggi.

Parfum jenis ini memiliki konsentrasi minyak esensial tertinggi, berkisar antara 20-40%, dengan kadar alkohol yang rendah.

Karena formulanya ini, parfum ini dapat bertahan antara 6 hingga 8 jam dalam sekali semprot, bahkan lebih jika disemprotkan pada pakaian.

Tak heran jika parfum jenis ini biasanya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dan sangat cocok untuk acara formal seperti pesta atau pertemuan penting.

Jenis ini memiliki konsentrasi minyak esensial kisaran 15-30% tanpa alcohol. Minyak wangi lebih ramah di kulit dan memiliki ketahanan aroma yang cukup lama, bisa mencapai 12 jam atau lebih.

Teksturnya yang berupa minyak membuatnya ideal untuk diaplikasikan pada titik-titik nadi seperti leher dan pergelangan tangan.

Jenis EDP ini adalah salah satu yang paling populer. Konsentrasi minyak esensialnya berkisar antara 10-20%.

Aromanya sendiri dapat bertahan sekitar 4-5 jam sebelum mulai memudar. Dengan daya tahan yang baik dan harga yang lebih terjangkau, EDP sangat cocok untuk penggunaan sehari-hari, baik di kantor maupun saat bersantai.

Jenis Eau de Toilette ini memiliki kandungan minyak esensial sekitar 5-15% dan memiliki kadar alkohol yang lebih tinggi dibandingkan EDP.

Ini juga yang membuat aromanya lebih ringan dan segar, namun juga lebih cepat menguap.

Jenis ini dapat bertahan sekitar 2-3 jam. EDT sering dipilih untuk aktivitas sehari-hari karena harganya yang lebih bersahabat dan variasi aroma yang beragam.

EDC memiliki konsentrasi minyak esensial yang lebih rendah, yaitu 2-4%. Daya tahannya sendiri lebih singkat, sekitar 2 jam.

Dengan kadar alkohol yang tinggi, jenis ini dapat memberikan kesegaran instan, sehingga sering digunakan setelah mandi atau untuk menyegarkan diri di cuaca panas.

  1. Eau Fraîche 

Mirip dengan Eau de Cologne, Eau Fraîche memiliki konsentrasi minyak esensial sebesar 1-3%, tetapi memiliki kadar alkohol yang lebih rendah dan lebih banyak air.

Aroma dari jenis ini umumnya ringan dan segar. Jenis ini dapat bertahan sekitar 1-2 jam. Body mist sering termasuk dalam kategori ini, ideal untuk digunakan setelah berolahraga atau saat beraktivitas di luar ruangan.

Memiliki konsentrasi terendah, sekitar 1-3%, fragrance spray atau body mist memiliki aroma yang sangat ringan.

Wanginya hanya mampu bertahan sekitar 1-2 jam, sehingga perlu diaplikasikan berulang kali sepanjang hari.

Meskipun demikian, beberapa produk dengan formula khusus dapat memberikan ketahanan yang lebih lama. (*)

Editor : Riana M.
#tahan lama #aroma #merek #jenis parfum #parfum