Jawa Pos Radar Lawu - Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa orang-orang tertentu terus berjuang meskipun mereka gagal, sementara orang lain lebih suka menyerah?
Rahasianya terletak pada ketabahan mental, atau kekuatan mental.
Ini tidak hanya tentang bakat atau kecerdasan, tetapi lebih tentang seberapa gigih seseorang dalam mencapai tujuan jangka panjang.
Dalam upaya kita untuk mewujudkan impian kita, kita sering menghadapi tantangan besar, hambatan yang menghabiskan energi, atau bahkan kegagalan.
Ini adalah tempat grit berfungsi.Grit adalah kombinasi semangat jangka panjang dan ketekunan yang membantu seseorang mengatasi berbagai kesulitan.
Banyak ahli berpendapat bahwa kepribadian adalah kunci kesuksesan, bahkan lebih penting daripada kecerdasan atau bakat.
Apa Itu Grit?
Dalam bidang pengembangan diri, psikologi, dan pendidikan, grit adalah istilah yang populer.
Angela Duckworth, seorang psikolog, pertama kali mempopulerkan gagasan ini dalam penelitiannya yang menemukan bahwa kegigihan dan ketabahan lebih penting daripada kecerdasan semata-mata untuk mencapai kesuksesan.
Duckworth menjelaskan bahwa grit adalah kombinasi antara gairah (passion) dan ketekunan (perseverance) untuk mencapai tujuan jangka panjang.
Kemampuan untuk bertahan, berusaha, dan berjuang untuk mencapai tujuan di tengah kesulitan dan kegagalan dikenal sebagai grit.
Orang yang memiliki semangat tinggi tidak menganggap kegagalan sebagai akhir dari segalanya.
Mereka sebaliknya melihat kegagalan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Mereka tidak malu untuk mengakui kesalahan mereka dan selalu berusaha menjadi lebih baik.
Ciri – ciri Orang dengan Mental Grit Tinggi
- Seseorang yang tertekan mental tidak akan langsung patah semangat saat proposal bisnisnya ditolak. Mereka akan melihat umpan balik, memperbaiki strategi, dan mencoba yang lebih baik lagi. Mentalitas ini yang memungkinkan mereka untuk terus berkembang meskipun menghadapi berbagai tantangan.
- Memiliki banyak impian adalah hal yang baik, tetapi beberapa orang tidak dapat mempertahankan fokus mereka dalam jangka panjang. Orang-orang yang memiliki grit tinggi sangat mudah untuk tetap fokus pada tujuan mereka. Tidak mudah bagi mereka untuk tergoda oleh distraksi atau kesenangan sesaat. Mereka tidak menyerah dan terus berusaha meskipun keadaan sulit.
- Fleksibel dalam menghadapi perubahan mental tidak berarti keras kepala atau tidak mau berubah. Sebaliknya, orang yang sangat fleksibel dalam menghadapi perubahan. Mereka memiliki kemampuan untuk menyesuaikan strategi saat menghadapi tantangan tanpa mengorbankan tujuan utama mereka. Jika rencana A tidak berhasil, mereka segera mencari solusi alternatif dan terus bergerak.
- Orang dengan mental grit tinggi tidak gampang terbawa perasaan terhadap komentar orang lain. Mereka tahu bagaimana membedakan kritik yang membangun dan kritik yang hanya sekadar menjatuhkan. Alih-alih mencari validasi dari orang lain, mereka lebih memilih untuk fokus pada pengembangan diri. Jika ada kritik yang relevan, mereka akan menggunakannya sebagai bahan evaluasi. Namun, jika kritik tersebut tidak bermanfaat, mereka akan mengabaikannya dan tetap melangkah maju.
Mental grit adalah kualitas yang dapat membawa seseorang menuju kesuksesan luar biasa.
Ketangguhan mental membuat seseorang mampu bertahan, terus berjuang, dan tidak mudah menyerah meskipun menghadapibanyak tantangan. (*)
Editor : Riana M.