Jawa Pos Radar Lawu – Mengungkap kepribadian seseorang seseorang tidak hanya melalui mata, tetapi bisa dari suara dengan nada tinggi ataupun rendah.
Hal ini sama dengan kutipan yang diungkap George Eliot “Jangan Pernah Menilai Buku Dari Sampulnya”.
Kutipan dari George Eliot ini sangat relevan ketika membahas analisis kepribadian seseorang hanya dari penampilan fisiknya. Namun, persepsi Anda bisa berubah begitu mendengar suara mereka.
Suara bukan sekadar alat komunikasi, melainkan juga refleksi dari kepribadian kita.
Apakah kita termasuk pribadi yang dominan atau cenderung pendiam, penuh rasa percaya diri atau sebaliknya semua itu dapat terlihat dari cara kita berbicara.
- Kepribadian Suara Keras
Jika seseorang berbicara dengan nada keras, maka dia adalah seorang dengan kepribadian yang ekstrovert.
Anda cenderung berfokus pada tindakan daripada aspek teoretis. Sering kali, Anda terlihat sebagai seseorang yang merasa perlu selalu mengungkapkan pendapat.
Anda juga mungkin terlibat dalam situasi yang menantang dengan cepat tanpa banyak pertimbangan.
Terkadang, Anda bisa berbicara lebih dari yang diperlukan atau tanpa sengaja membocorkan rahasia pribadi.
Hal ini menunjukkan bahwa Anda mungkin memiliki kecenderungan untuk kurang tenang dalam menghadapi berbagai situasi.
- Kepribadian Suara Pelan
Seseorang dengan nada bicara yang pelan, maka ia memiliki kepribadian yang instrovert dan ambivert.
Orang dengan nada bicara pelan biasa mengambil jeda yang lama saat berbicara. Ia juga bisa menjadi pendengar yang baik karena membiarkan orang lain berbicara.
Meskipun begitu, sebagian orang yang melihat akan terasa membosankan bagi orang yang tidak punya kesabaran.
- Kepribadian Suara Bernada Tinggi
Jika Anda memiliki suara bernada tinggi, suara Anda mungkin terdengar melengking atau treble.
Sebaliknya, suara yang sangat rendah dan serak bisa membuat Anda kurang berhasil dalam menarik perhatian atau memberi kesan positif kepada audiens atau pewawancara.
Suara yang terdengar gemetar sering kali mencerminkan rendahnya rasa percaya diri dan adanya kegugupan.
Hal ini bisa menjadi tanda dari perasaan tidak aman, ketergantungan, atau kecemasan yang Anda rasakan.
Namun, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa individu dengan suara bernada tinggi cenderung dianggap lebih dapat dipercaya.
- Kepribadian Suara Nada Rendah
Berdasarkan temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Research in Personality, individu dengan suara berat bernada rendah cenderung dominan, percaya diri, asertif, ekstrover dalam situasi tertentu, serta cukup populer di kalangan lawan jenis.
Orang dengan karakter ini biasanya memiliki kepribadian yang menarik dan berjiwa bebas, mampu memikat orang melalui kata-katanya, serta menunjukkan ketegasan dan keyakinan diri yang kuat.
Mereka juga cenderung sulit setuju begitu saja dengan suatu hal dan memiliki pengaruh yang besar dalam interaksi sosial.
Selain itu, studi tersebut mengungkapkan bahwa pria dan wanita dengan suara dalam atau bernada tinggi cenderung lebih aktif secara seksual atau memiliki hasrat seksual yang kuat.(WIN)
Editor : Riana M.